Berbagi Berita Merangkai Cerita

Serius Hadapi Sidang MK, Paslon Mo-Novi Gaet Yusril Ihza Mahendra

84

FOTO. Prof Yusril Ihza Mahendra. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Tim pemenangan pasangan calon (Paslon) nomor urut 4, Mahmud Abdullah–Dewi Noviany (Mo-Novi) resmi menggandeng pengacara kondang Yusril Ihza Mahendra, guna menghadapi sengketa Pilkada Sumbawa ke  Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah didaftarkan paslon nomor urut 5, Syarafuddin Jarot–Mokhlis.

Paslon Mo-Novi memastikan meski persidangan MK, berbeda dengan persidangan Bawaslu NTB. Pihak penggugat berhadapan dengan pihak penyelenggara, KPU dan Bawaslu. Namun pihaknya tidak akan main-main dalam persidangan MK yang akan dijadwalkam berlangsung sekitar pertengahan Januari ini.

“Prinsipnya, kami menghargai upaya hukum lanjutan yang dilayangkan paslon Jarot-Mokhlis guna menggugat ke MK. Namun kami juga siap meladeninya meski persidanganya lebih banyak antara penggugat dengan penyelenggara pemilu,” ujar Ketua Tim Pemenangan Mo-Novi, Sambirang Ahmadi pada wartawan, Selasa (12/1).

Politisi PKS itu menegaskan, sebagai bentuk keseriusan menghadapi persidangan di MK, pihaknya telah menyiapkan sejumlah pengacara, termasuk satu di antaranya Yusril Ihza Mahendra, seorang pakar hukum tata negara sekaligus Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB).

Direncanakan, Yusril akan didampingi oleh dua orang pengacara asal Sumbawa M Erry Satriyawan SH dan Kusnaini, SH sebagai pendampinhnya. “Kedua orang dari Sumbawa ini yang sudah memenangkan gugatan di Bawaslu NTN akan mendampingi delapan orang tim pengacara di kantor advokat Pak Yusril selaku Ketua Tim pengacara Mo-Novi di MK,” jelas Sambirang.

Lantas bagaimana persiapan Tim Mo-Novi. Sambirang mengatakan, saat ini tim hukum tengah fokus melakukan diskusi dan finalisasi  bukti-bukti yang akan membantah semua gugatan pelapor yang telah mereka sangkakan ke MK.

Menurut dia, paslon Mo-Novi juga sudah bertemu dengan utusan Yusril Ihza Mahendra terkait penandatanganan kuasa beracara di MK  beberapa hari lalu di Mataram.

Direncanakan, antara tim kuasa hukum baik itu pendamping akan melakukan simulasi atau mempersiapkan segala bukti yang ada untuk diajukan ke persidangan di MK.

Selain itu, lanjut Sambirang, ada banyak relawan yang mau menjadi saksi pada persidangan nantinya. Hal ini, lantaran masyarakat di semua Desa dan Kecamatan di Sumbawa emenyambut antusias kemenangan Mo-Novi yang dinyatakan menang pada kasus laporan dugaan pelanggaran Terstruktur, Sistematis, dan Masif (TSM) yang dilaporkan paslon Jarot-Mokhlis di Bawaslu.

“Untuk pengacara, kita telah mempersiapkan pengacara dari Jakarta yaitu Prof Yusril Ihza Mahendra. Surat kuasa sudah ditandatangani oleh paslon langsung di Mataram. Selain itu, tim pengacara pendamping yang tahu proses di Bawaslu akan membantu menyiapkan bukti-bukti dan saksi-saksi guna membantah keterangan pelapornya,” jelasnya.

Ia menilai, Pilkada Sumbawa yang menghasilkan kemenangan tipis bagi paslon Mo-Novi, sejatinya merupakan kemenangan rakyat Sumbawa.

Untuk itu, kendati telah melalui pertarungan Pilkada yang berlanjut ke persidangan di Bawaslu dan ke MK dalam waktu dekat ini, pihaknya tidak akan menganggap paslon Jarot-Mokhlis adalah musuh.

“Mo-Novi hadir untuk membawa kegemilangan Sumbawa. Maka, siapapun rival di Pilkada tetap adalah saudara yang akan siap kita butuhkan pemikirannya untuk membangun peradaban dan perbaikan kehidupan masyarakat di wilayah Sumbawa. Insya Allah Mo-Novi siap menjadikan rival sebagai saudara dalam membangun pemerintahan kedepannya,” tandas Sambirang Ahmadi.

Diketahui, pada putusan persidangan Bawaslu NTB yang berakhir pada Senin (11/1) Malam, lima majelis hakim menolak semua dalil yang dituduhkan pasangan calon (Paslon) Bupati Sumbawa nomor urut 5, Syarafuddin Jarot–Mokhlis terhadap paslon Mahmud Abdullah–Dewi Noviany (Mo-Novi) pada kasus laporan dugaan pelanggaran Terstruktur, Sistematis, dan Masif (TSM).

Dengan demikian, paslon Mo-Novi dinyatakan tetap sebagai pemenang Pilkada Sumbawa. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.