Menu

Mode Gelap

Pariwisata · 18 Jan 2022 16:02 WITA ·

Sengkarut Kelembagaan Pokdarwis dengan BUMDES, Persoalan Desa Wisata


					Sengkarut Kelembagaan Pokdarwis dengan BUMDES, Persoalan Desa Wisata Perbesar

Saeful Ahkam

Mataram, DS-Masih ada sengkarut kelembagaan Pokdarwis dengan BUMDES merupakan salah satu persoalan desa wisata. Disisi lain banyak desa ingin menjadi desa wisata tanpa mampu mengidentifikasi potensi setempat.

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pariwisara Lombok Barat, Saeful Ahkam, disela-sela sebuah acara di STP Mataram, belum lama ini. Kata dia, Pokdarwis diasumsikan UU No. 6 sebagai lembaga kemasyarakatan desa.

“Yang jadi persoalan semua ingin desa wisata tapi tak mampu mengidentifikasi diri punya potensi atau tidak,” katanya seraya menambahkan desa wisata yang ditetapkan Kabupaten Lombok Barat dari segi jumlah berbeda dengan provinsi.

Ahkam mengemukakan bahwa bisnis paling manis itu pariwisata mengingat lokomotif penggeraknya itu cepat. Pertanyaannya, kata dia, “betulkan kita serius garap pariwisata?”

Menurutnya, perlu menyamakan perspesi untuk fokus saling mendukung.

“Hal yang harus difokuskan di desa wista adalah menggali potensi, jangan mengada ada  karena ada banyak yang latah. Buat kolam renang semua bikin,” ungkap Ahkam.

Salah satu yang perlu mendapat perhatian adalah masalah SDM mengingat pariwisata terus berkembang. “Hal yang paling pokok, mau tidak kita bicara pariwisata seperti pendidikan bicara SDM,” cetusnya.

Ia merasa miris dengan gerakan yang dilakukan selama ini yang justru dipenuhi cibiran. Sebutlah ketika pihaknya gotong royong memungut sampah di obyek wisata, yang dimarahi justru yang pungut sampah dengan alasan mengambil alih tugas orang.

“Apa salahnya?” katanya seraya menambahkan bahwa di Senggigi ada empat masalah seperti kebersihan, lampu, perahu, dan pedagang kaki lima.

Terkait pengaruh program provinsi seperti zero waste dengan kondisi kebersihan di obyek wisata, Ahkam menilai agar  program provinsi tidak terlalu banyak jargon dengan alsasan jargon milik akademisi. “Bikin konsep, pemerintah yang kerjakan,” katanya.ian

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sport Tourism Jalan, Mandalika Terus Menjadi Tuan Rumah Event Otomotif Bergengsi Dunia

13 Mei 2022 - 17:46 WITA

Kadis Yusron Klaim Wisatawan Meningkat ke NTB Selama Libur Lebaran Idul Fitri

10 Mei 2022 - 17:00 WITA

Pilih Tak Jauh Libur Lebaran, Warga Mataram Nikmati Kawasan Pantai Ampenan

7 Mei 2022 - 16:52 WITA

Sirkuit Mandalika jadi Favorit Wisatawan di Libur Lebaran

6 Mei 2022 - 17:35 WITA

Pariwisata NTB Butuh Inovasi PascaMotoGP, Aktifis Pemuda Sayangkan Curhat Kadispar Curhat Soal Dana

9 April 2022 - 14:23 WITA

Ketimbang GOR Mini, Pemkot Lebih Baik Optimalkan Waterpark Mataram

5 April 2022 - 20:15 WITA

Trending di Pariwisata