Berbagi Berita Merangkai Cerita

Semua TPS KLU Terapkan Prokes Covid-19 Ketat

24

FOTO. Ketua KPU NTB Suhardi Soud (kanan) saat memantau jalannya pencoblosan di dua TPS di di Dusun Karang Montong Lauq, Desa Pemenang Timur, KLU, kemarin. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB melakukan pemantauan dan monitoring pelaksanaan tempat pemungutan suara (TPS) di Wilayah KLU. Sebanyak dua TPS di Dusun Karang Montong Lauq, Desa Pemenang Timur, KLU masing-masing 10 dan 11 dikunjungi Ketua KPU setempat, Suhardi Soud, Rabu (9/12). Menariknya, kendati hujan deras animo masyarakat cukup tinggi mendatangi TPS di wilayah KLU.

Ketua KPU NTB Suhardi Soud memastikan panitia pemungutan suara di seluruh TPS menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid- 19 secara ketat dalam pelaksanaan pemungutan suara Pilkada KLU hari ini. Alat pelindung diri (APD) sudah lengkap dan diterima semua PPK dan PPS.

Selain itu, KPU juga menyediakan bilik khusus di semua TPS bagi pemilih yang pada saat pengukuran suhu tubuh memiliki suhu di atas 37,3 derajat celcius. “Ini dilakukan untuk mengantisipasi penularan Covid-19 saat pemungutan suara,” kata Suhardi pada wartawan, kemarin

Ia mengatakan, jumlah pemilih pada tujuh wilayah di NTB sebanyak 2,1 juta pemilih. Adapun jumlah TPS sebanyak 6.087 TPS di NTB.

“Kami pastikan pelaksanaan pemungutan suara disemua TPS menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat,” kata Suhardi.

Menuryt dia, pemilih yang memiliki suhu tubuh di atas 37,3 derajat celcius tidak diizinkan masuk ke dalam TPS. Tetapi diarahkan untuk menggunakan bilik khusus di samping TPS.

“Dengan demikian mereka tetap bisa menggunakan hak pilihnya dan kemungkinan penularan Covid-19 dapat diantisipasi,” tandasnya.

Sekadar informasi, Pilkada Serentak di tujuh wilayah di NTB terjadi di tujuh wilayah. Yakni, KLU, Kota Mataram, Lombok Tengah, Sumbawa, KSB, Dompu dan Kabupaten Bima.

Sementara itu, Anggota KPPS 11 Desa Karang Montong Lauq, Desa Pemenang Timur, Tasarudin mengatakan, jika jumlah DPT di wilayahnya mencapai sekitar 273 pemilih.

Dimana, jumlah kertas suara yang diterima adalah sebanyak 280 buah. “Alhamdulillah, tadi sebagaian besar pemilih datang menggunakan masker. Itu artinya, mereka patuh pada protokol kesehatan Covid-19,” kata dia.

Sedangkan, di TPS 11 jumlah pemilihnya mencapai 334 pemilih dengan jumlah kertas suara sebanyak 343 buah. “Tadi laporan KPPS nya ada sekitar 10 orang warga yang hamil. Nanti KPPS bersama para saksi akan didatangi oleh para petugas dengan pengawas juga saksi dua paslonnya,” tandas Suhardi Soud. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.