Berbagi Berita Merangkai Cerita

Sempat Menghilang, Manajemen Lombok Hospital Terima IMB Setelah Pembangunan Capai 90%

56

SELONG, DS – Rabu (10/06/2020), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lombok Timur, Muksin menyerahkan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) Lombok Hospital yang berlokasi di Desa Apit Aik, Kecamatan Pringgabaya.

Penyerahan IMB ini dikeluarkan dan diserahkan langsung oleh Kadis PTMPTSP kepada perwakilan manajemen Lombok Hospital. Padahal, pembangunan Lombok Hospital hampir terselesaikan.

“Sudah 90%. Tinggal pasang keramik, ngecat, selesai sudah. Rencana peresmian bulan Oktober,” tutur perwakilan manajemen Lombok Hospital, Dedi Supriadi.

Ia pun mengklaim telah mengurus seluruh perijinan dalam pembangunan rumah sakit yang diberikan oleh Vloock Foundation, yang merupakan yayasan kemanusiaan asal Negeri Belanda tersebut.

Namun, sehari sebelum penyerahan IMB tersebut, Kadis PTPMPTSP menyebut pembangunan Lombok Hospital tidak sesuai prosedur. Karena sampai dengan 90% pembangunan IMB sebagai syarat mulai membangun belum diselesaikan oleh pihak manajemen Lombok Hospital.

“Aturannya kan harus ada IMB dulu baru bisa berjalan. Tetapi ini miskomunikasi saja. Terutama jembatan yang dipakai untuk mempertanggung jawabkan pembangunan kemarin itu. Dia tidak memahami aturan proses dan prosedur,” ujar Muksin.

Ia pun menyebut pihak yang dipercayakan untuk mengurus IMB Lombok Hospital menghilang. Bahkan, pihaknya menemui jalan buntu saat mencoba jemput bola demi menjembatani penyelesaian IMB tersebut. Terlebih, ada disposisi dari Bupati yang menindaklanjuti surat yang berasal dari perwakilan Vloock Foundation NTB.

“Yang diserahkan untuk mengurus IMB itu menghilang. Alasannya menghilang kami juga tidak tahu. Ini menjadi beban bagi kami. Kita kejar selama 2 kali, tapi putus tidak ada yang bisa kita hubungi,” ungkapnya. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.