Berbagi Berita Merangkai Cerita

Seleksi KI Tak Bisa Darling, Diskominfo NTB Pedomani Perki 4/2016

30

MATARAM, DS – Pelaksanaan  seleksi dan penetapan anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi NTB masa bakti 2016-2020 yang sudah habis masa kerjanya harus memedomi PerKI Nomor 4 Tahun 2016. Karena itu, desakan berbagai pihak agar pelaksanaan seleksi calon komisioner KI NTB dilakukan secara darling dalam pandemi Covid-19, sangat sulit dilakukan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik) NTB, I Gede Putu Aryadi menegaskan, pihaknya tidak bisa keluar dari aturan yang sudah ada.

“Makanya, proses seleksi KI NTB tidak memungkinkan dilakukan secara darling, karena pansel bekerja secara obyektif dan independent,” tegasnya dalam siaran tertulisnya, Selasa malam (23/6).

Menurut Gede, dalam PerKI Nomor 4 tahun 2016 telah diatur pelaksanaan seleksi tidak bisa dilaksanakan bersama Kominfo kabupaten/kota. Apalagi, didelegasikan ke pemda kabuaten/kota. Sehingga, proses seleksi harus mengikuti pedoman PerKI yang secara tegas mengatur tahapan-tahapan seleksi oleh Pansel.

“Diskominfo tidak bisa bekerja diluar ketentuan tersebut. Pansel bekerja independen,” kata Gede seraya mengungkapkan, di seluruh Indonesia saat ini, semua proses seleksi KI daerah ditunda Pansel. Hal ini menyesuaikan situasi pandemi Covid-19.

Maka, kata dia, masa jabatan KI sudah diperpanjang. “Malah Provinsj DKI jakarta yang juga telah berakhir sejak Januari, juga ditunda dan diperpanjang masa jabatan KI sampai perkembangan bencana alam ini memungkinkan pelaksanaan seleksi diteruskan,” tandasnya. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.