Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 23 Sep 2022 05:55 WITA ·

Sekira 70 Persen Stunting Diakibatkan Lingkungan


					Wagub saat mengunjungi Posyandu Eyat Mayang Utara.kmf Perbesar

Wagub saat mengunjungi Posyandu Eyat Mayang Utara.kmf

Mataram,DS-Wakil gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah meminta agar kualitas pelayanan Posyandu terus ditingkatkan; tidak hanya dengan memberikan asupan makanan bergizi bagi sasaran Posyandu tetapi yang tidak kalah penting menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Wagub NTB yang biasa disapa akrab Ummi Rohmi ini menyebut 70 % stunting diakibatkan lingkungan yang tidak bersih. Karena itu ia mengajak warga masyarakat untuk menjaga dan merawat lingkungan sekitar dengan pola hidup yang bersih dan sehat.

Permintaan tersebut disampaikan Wagub saat mengunjungi Posyandu Eyat Mayang Utara, Desa Eyat Mayang, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Kamis (22/9/2022).

Sebelumnya, di Posyandu Mawar, Batu Putih, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat juga meminta agar para ibu ibu terus memberikan asupan makanan bergizi yang mengandung protein hewani kepada anak. Karena menurutnya, kandungan gizi tersebut dapat membantu mencegah anak dari stunting.

“Ibu ibu jangan khawatir stunting dapat ditangani kok. Caranya berikan makanan bergizi serta menjalankan pola hidup sehat, menjaga lingkungan dengan tidak buang air di sembarang tempat,” Ummi Rohmi menekankan.

Kepala bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Lobar H. M. Mujibburahman mengatakan, angka stunting di Desa Batu Putih mencapai 39 kasus dengan jumlah sasaran 127. Sedangkan di Desa Eyat Mayang mencapai 89 kasus dengan 312 jumlah sasaran.

“Penurunan angka stunting per Agustus 2022 di Lobar sudah mencapai 18,96 %. Capaian tersebut turun signifikan dari tahun kemarin. Itu membuktikan bahwa 900 Posyandu Keluarga di Lobar terus bekerja,” katanya menjelaskan.

Lebih lanjut Mujiburrahman mengatakan, dengan sisa tiga bulan ini ia mengaku optimis stunting di dua desa tersebut akan terselesaikan tepat waktu. Jika semua elemen bergerak dan tetap saling mendukung seperti pemprov NTB, Pemkab Lobar, Pemdes dan para Kader Posyandu dan dengan sisa waktu yang diberikan kita optimis akan nol stunting,” kata Mujib.

Ketua Kader Posyandu Keluarga Mawar, Desa Batu Putih Hj. Juhaerah mengatakan, langkah pemberian asupan gizi melalui makanan mengandung protein hewani sudah dilakukan sejak Posyandu yang dipimpinnya beralih ke Posyandu Keluarga.

“Sejak pola itu kami laksanakan, penurunan stunting khususnya di dusun kami turun signifikan dan Alhamdulillah atas prestasi itu, Posyandu kami raih bintang tiga gemilang,” kata Juhaerah.

Dalam kunjungan tersebut, Wagub NTB menyerahkan bantuan berupa telur untuk anak dan balita di masing masing Posyandu yang dikunjungi.kmf

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gerakan Penurunan Stunting, 304 Anak Protein Hewani Dapat Bantuan

5 Oktober 2022 - 17:50 WITA

Gerakan Sikat Gigi dan Mulut Mulai dari Sekolah, Ini Kata Wagub NTB

12 September 2022 - 20:59 WITA

Pertama Kali, Bayi Kembar Empat Lahir Selamat di RSUD NTB

8 September 2022 - 06:45 WITA

Tingkatkan Keamanan Pangan Nasional, BBPOM Mataram Gelar Bimtek

7 September 2022 - 17:57 WITA

Kejar Target Vaksinasi Booster Covid-19, Begini Alasannya

3 September 2022 - 06:15 WITA

Angka Stunting Turun, Wagub NTB Gembira

29 Agustus 2022 - 17:05 WITA

Trending di Kesehatan