Berbagi Berita Merangkai Cerita

Sekda: Progresif ke-2, Tapi IPM Lotim Masih ke-9

0 21

SELONG,DS-Rabu (26/02/2020), Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, menggelar silaturrahmi antara wartawan dan Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, yang belum lama ini dilantik, yakni M. Juaini Taofik.

Dalam pertemuan tersebut, Sekda menyampaikan visi misinya untuk mewujudkan kinerja OPD yang cepat. Namun, tetap memperhatikan ketepatan dalam regulasi dan pelaksanaannya.

Salah satu upayanya adalah melalui Talent Pool sebagai bagian dari pemetaan potensi ASN di lingkungan Pemkab Lombok Timur. “Selain cepat, pemerintahan ini juga harus akuntabel. Peran saya sebagai Sekda ini, untuk memastikan pelaksanaan tugas OPD lebih cepat dari sebelumnya,” tegasnya.

Menurutnya, untuk menempatkan posisi pejabat maka harus dilihat dari kompetensi orang perorang yang akan ditunjuk. Kompetensi tersebut dapat dilihat dari riwayat pendidikan serta pengalaman yang tergambar dari penempatan tugas ASN tersebut.

Selain itu, Taofik juga menjelaskan posisi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Lombok Timur yang masih berada pada urutan 9 dari 10 kabupaten/kota di NTB. Meskipun berada pada urutan kesembilan, pembangunan IPM di Lombok Timur terprogresif kedua dan hanya kalah dari Lombok Tengah.

“Yang paling progresif Lombok Tengah, Lombok Timur ke dua. Meskipun demikian, kita masih tetap pada posisi sembilan. Kabupaten Bima mungkin bisa kita salip,” ucapnya.

Disebutkannya, sektor pendidikan dan kesehatan masih menjadi Pekerjaan Rumah yang harus dituntaskan. Seperti angka putus sekolah serta angka kematian bayi yang masih paling tinggi di NTB.
Terkait peran media, Taofik menyatakan pentingnya peran kontrol untuk memberikan masukan kepada Pemda. Terlebih, ditengah cepatnya perubahan regulasi di masa saat ini.

Sesuai dengan amanat Bupati, agar Sekda berperan sebagai dinamisator, Taofik menyebut keberadaan media menjadi salah satu indikator fungsi dinamisator. Karena, hubungan masyarakat dengan pemerintah terjalim melalui pemberitaan yang ditulis wartawan.

“Hubungan Pemerintah Daerah dengan masyarakat, tergantung media. Dinamisator dan Katalisatornya adalah wartawan,” sebut Taofik. Dd

Leave A Reply