Berbagi Berita Merangkai Cerita

Sejumlah Caleg Petahana Bakal Tumbang di Kursi DPRD NTB

0 48

MATARAM, DS – Meski penghitungan suara Pemilu 2019 belum final, namun sudah bisa diperkirakan nama-nama caleg petahana yang gagal memperpanjang masa kerjanya sebagai anggota DPRD Provinsi NTB.

Dari sejumlah sumber perhitungan yang dihimpun wartawan, terpantau sejumlah caleg petahana berpotensi bakal tersungkur. Diantaranya, di Dapil I Kota Mataram, dua caleg petahana yang kembali mencalonkan diri pada Pileg 2019 ini, bakal sulit melenggang kembali ke Udayana. Mereka diantaranya, politisi Gerindra H. Abdul Karim dan H. Lalu Darma Setiawan dari Partai Golkar. Perolehan suara sementara keduanya tertinggal jauh dari para caleg lainnya di internal partainya masing-masing.

Tengok saja, H. Abdul Karim hanya mampu mendulang suara sebanyak 7.037 atau masih kalah jauh dari perolehan suara H. Ridwan Hidayat (Ketua DPD Gerindra NTB yang telah mengantongi 11.161 suara.
Sementara di Partai Golkar pada dapil yang sama, Ketua Harian DPD Golkar NTB H. Misbach Mulyadi raihan suaranya sebesar 5.545. Misbach mengungguli caleg petahana, Lalu Darma Setiawan yang harus puas berada pada posisi urut tiga, dengan perolehan suara sebesar 3.364.

Saat dikonfirmasi terkait perolehan suaranya saat ini. Lalu Darma Setiawan mengaku, sejauh ini dirinya masih menunggu hasil resmi dari KPU. Apapun hasilnya, dia mengaku legawa. Namun, dia menyayangkan, pemilu kali ini yang cenderung brutal. Lalu Darma menyebut, ada intervensi dan tekanan kepada masyarakat dari pihak lawan maupun dari internal sendiri.

“Secara nyata itu saya temukan di lapangan, karena memang sejak awal saya berada pada nomor yang tidak baik alias dijepit. Yakni, nomor urut empat. Kalau apa itu model intervensinya, tidak etis saya sebutkan. Pokoknya, inilah yang membuat masyarakat tidak bisa berekspresi secara bebas dalam pemilu tahun 2019 ini,” ujarnya menjawan wartawan saat dikonfirmasi terkait kegagalannya meraup suara pada Pemilu 2019, Selasa (30/4) petang.

Di Dapil II Lobar-KLU, dari hasil perhitungan sementara sejumlah caleg petahana juga diprediksi tidak lolos. Mereka diantaranya, Junaidi Arif, dari PBB dan M. Hadi Sulton dari PAN.

Selain itu, terdapat nama Lalu Herwanto dari Partai Nasdem yang juga dikabarkan berpotensi tak kembali menjabat lima tahun ke depan. Sulton yang selama ini dikenal sebagai anggota DPRD NTB yang vokal dan kritis pada pemerintah juga telah mengakui secara terbuka kemungkinan dia tak kembali lagi ke Udayana untuk periode berikutnya.

“Memang, dari rekapitulasi sementara, suara saya tertinggal dari kompetitor satu partainya, Hasbullah Muis yang berada pada peringkat pertama dan juga menjabat Sekretaris DPW PAN NTB,” kata Sulthon.

Khusus, di dapil III Kabupaten Lombok Timur Utara, beberapa Caleg petahana juga dikabarkan akan terpental. Salah satunya, caleg petahana Nasdem, Hj. Suryahartin. Perolehan suara srikandi Udayana ini kalah jauh dari perolehan suara H. M. Khairul Rizal yang juga suami Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah dengan raihan mencapai sekitar 18 ribu lebih.

Selain itu, terdapat nama politisi Gerindra H. Hamja yang terpantau perolehan suaranya tertinggal jauh dari mantan Cawabup Lotim H. Machsun Ridwainy. Nasib Hamja, juga berpeluang akan diikuti oleh koleganya satu partainya di Udayana, yakni M. Sakdudin yang perolehan suaranya tertinggal dari mantan Cabup Lotim H. Khaerul Warisin. RUL.

Leave A Reply