Berbagi Berita Merangkai Cerita

Sebut Banyak PR Belum Tuntas, Ekadana : Mataram Butuh Pemimpin Baru

0 22

MATARAM, DS – Tahun 2020, Kota Mataram akan mencari pemimpin baru. Pemimpin dengan figur yang mempunyai “track record” baik akan mampu membawa perubahan. Perubahan yang dapat membawa Kota Mataram menuju kebaikan sesuai yang termaktub pada cita-cita bangsa Indonesia yakni masyarakat yang adil dan makmur dalam segala bidang kehidupan.

Advokat senior NTB, I Gusti Putu Ekadana, punya pandangan terkait figur baru pemimpin di ibukota Provinsi NTB. Kata dia, figur pemimpin yang tepat untuk menahkodai Kota Mataram adalah mereka yang mampu membangun character building warganya. Pada pemerintahan saat ini, gerakan untuk membangun karakter masyarakat belum terlihat signifikan pada program yang dirintis selama sepuluh tahun menjabat.

“Sehingga, sejumlah persoalan masyarakat belum bisa terselesaikan. Diantaranya, lingkungan yang kotor, sampah, dan pengangguran hingga saat ini,” ujar Ekadana menjawab wartawan melalui telepon selulernya, Kamis (5/12).

Predikat Kota Mataram sebagai ibukota provinsi, kata dia, seharusnya pembangunan pradaban masyarakat di wilayah perkotaan menjadi perioritas utama. Dengan jargon religius yang dicanangkan Pemkot saat ini, seyogyanya seorang pemimpin tahu betul cara dan makna arti religiusitas tersebut.

Apalagi, kata Ekadana, dalam agama manapun telah terkandung makna bahwa setiap pemimpin pasti diminta tanggungjawab atas yang dipimpinnya. Apakah hasil kerjanya memakmurkan rakyat atau justru membuat rakyatnya sengsara dan menderita.

Kini, banyak masalah masih ada, diantaranya, tidak mempersiapkan penduduk aslinya berwiraswasta, bekerja di sisi industri dan perdagangan. “Di bidang kesehatan, masih banyaknya orang sakit menjadi tambah sakit, lantaran sistim antrean mencapai lima jam lebih,” ujarnya. “Hal itu jelas menjadi tanda bahwa gerakan perubahan peradaban manusia sama sekali hanya menjadi jargon dan tidak di implementasikan dengan baik di lapangan dalam pemerintahannya,” tegas Ekadana.

Ia berharap pada perhelatan Pilkada Mataram 2020 muncul pemimpin baru yang melahirkan konsep reformis dari rakyat untuk rakyat. Serta, mampu membawa gerakan perubahan kemajuan menuju kehidupan yang harmonis dengan gagasan yang dimilikinya.

Lanjut Ekadana, Kota Mataram dengan potensi yang dimiliki sudah sepatutnya menjadi contoh kota pintar, sehat, bebas miskin, dan contoh kebersihan bila dibandingkan daerah lainnya di NTB.

“Kalau masih kayak sekarang, ngapain pemerintahan ini dilanjutkan. Masyarakat arus bawah sudah menghendaki adanya perubahan dan tidak bisa lagi dibodoh-bodohi untuk melanjutkan pemerintahan yang gagal seperti saat ini,” tandas Gusti Putu Ekadana. RUL.

Leave A Reply