Berbagi Berita Merangkai Cerita

Sebanyak 13 Ribu Nelayan Lotim akan jadi Peserta BPJamsostek

15

Bupati Lotim menerima kepala cabang BPJamsostek

SELONG, DS – Pemkab Lombok Timur merencanakan pemberian jaminan sosial bagi seluruh nelayan yang di Kabupaten Lombok Timur mengingat nelayan merupakan profesi rentan resiko.

Kepala Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek), Akbar Ismail menuturkan Bupati bahkan telah memerintahkan kepala BPKAD untuk menghitung premi yang harus dibayarkan.

“Kalau bisa diusulkan dalam penganggaran, mungkin akan diusulkan oleh Pemda,” tuturnya.

Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Kelautan dan Perikanan, jumlah nelayan di Lombok Timur mencapai 13.000 orang. Seharusnya mereka memilki jaminan perlindungan dari kecelakaan kerja yang mungkin terjadi sewaktu-waktu.

“Nelayan termasuk pekerja rentan. Jika terjadi resiko, maka berpotensi jadi orang miskin baru,” ucapnya.

Berbeda dengan karyawan, premi yang harus dibayarkan untuk kepesertaan BPJamsostek sebesar Rp.16.800 per orang. Dikarenakan nelayan termasuk dalam pekerja mandiri. Sehingga besaran premi yang dibayarkan juga berbeda.

“Manfaatnya sama, tapi cakupannya lebih besar. Bisa dua jenis pekerjaan. Misalnya pagi sebagai nelayan, malam sebagai ojek,” pungkasnya. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.