Sebagai Instrumen Pemantauan Pelaporan Pemberantasan Korupsi, Pj Bupati Lotim Minta MCP Minimal 98 Persen

Kunjungan KPK terkait pemantauan dan evaluasi capaian MCP triwulan III dan hasil pemantauan layanan publik Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, pkp

Selong, DS-Pj. Bupati Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik meminta agar input data untuk monitoring center for prevention (MCP) sebagai salah satu upaya pencegahan korupsi pada Pemerintah Daerah dapat segera dilakukan. Ia berharap input data minimal mencapai 98 persen.

MCP merupakan instrumen pemantauan pelaporan pemberantasan korupsi di pemerintah daerah yang terdiri atas sejumlah area, indikator, dan sub-indikator. Tahun 2021 dan 2022 MCP Lombok Timur bertuturut-turut 69,32 dan 77,35. Diharapkan dari tahun ke tahun MCP terus mengalami peningkatan. Secara nasional Pemerintah provinsi DKI Jakarta memiliki indeks pencegahan korupsi tertinggi disusul Pemprov Bali dan Jawa Barat.

Pj. Bupati menekankan hal tersebut terkait keterisian MCP di angka 88 persen dan verifikasi rata-rata 83 persen mendekati akhir 2023 ini. Berdasarkan MCP tahun sebelumnya, ia menekankan agar capaian tersebut dapat ditingkatkan.

Juaini mengingatkan konsistensi menjadi bagian penting dan kekuatan MCP adalaha harus ada perkembangan. Karena itu, admin yang telah ditunjuk konsisiten dengan dukungan seluruh pihak yang terlibat. Ia menilai masih ada kekurangan atau harapan yang belum dapat diwujudkan dengan sempurna. Akan tetapi hal tersebut harus diupayakan pada 2024 mendatang.

Pada kunjungan KPK terkait pemantauan dan evaluasi capaian MCP triwulan III dan hasil pemantauan layanan publik Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Rabu (13/12) — menyinggung layanan publik — ia mengingatkan bahwa pelayanan yang baik dan berkualitas yang dapat memberikan kepuasan dan kenyamanan masyarakat. Karena itu komitmen semua pihak diperlukan mewujudkan hal tersebut.

Sebelumnya, Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Koordinasi Supervisi (Korsup) Wilayah V KPK RI, Nurul Ichsan Al Huda, menyampaikan kekhawatirannya terhadap capaian MCP Lombok Timur sampai dengan 8 Desember 2023. Sebab masih banyak yang di bawah target. Ia berharap Pemda Lombok Timur memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut, termasuk perihal pelayanan publik.hmlt

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.