Berbagi Berita Merangkai Cerita

Satgas Toilet Nasional, Sandiaga Janjikan Kebersihan Mandalika

69

FOTO. Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat berdiskusi hangat dengan Menparekraf Sandiaga Uno didampingi Kapolda dan Danrem saat mendarat di BIL. (FOTO. Rul)

MATARAM, DS – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menindaklanjuti perintah Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Menteri Sandi akan membentuk Satuan Tugas Toilet Nasional. Ini merupakan jawaban atas pesan Menko LBP yang ingin agar WC di tempat wisata dibenahi.

Saat tiba di Bandara Internasional Lombok (BIL), Jumat (15/1), Menparekraf Sandiaga mengatakan, program Satgas Toilet Nasional ini akan dikerjakan dalam setahun ke depan.

Di hadapan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Danrem 162/Wirabhakti Brigjen Ahmad Rizal Ramdhani, dan Kapolda NTB, Irjen Pol M Iqbal. Sandiaga berjanji akan melibatkan berbagai pihak, termasuk para akademisi, kalangan pebisnis, komunitas, pemerintah, dan media, dalam merealisir kerja penting itu.

Bukan kebetulan permintaan Menko LBP itu, relevan dengan pengalaman turne Menparekraf Sandiaga. Usai dilantik sebagai anggota Kabinet Indonesia Maju, Sandi segera melakukan kunjungan kerja ke sejumlah destinasi top di Indonesia. Dari situ, ia berkesimpulan, kualitas toilet di tempat wisata masih jauh dari standar.

Salah satunya, pengalaman Sandi ketika mampir ke Adian Nalambok di sekitar Danau Toba, Sumatera Utara. “Yang membuat saya terkejut adalah ketika menggunakan toiletnya. Destinasinya superprioritas tapi toiletnya sangat tidak berkualitas,” kata Sandiaga pada wartawan, kemarin.

Melihat hal itu, Sandiaga Uno mengaku langsung berkoordinasi dengan sejumlah pihak agar segera merenovasi toiletnya.

Akhirnya, lanjut Mantan Wagub DKI Jakarta itu, semua pihak sepakat membenahi toilet tersebut dalam 3 bulan. “Dengan dukungan beberapa rekan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, kita sepakat dari pemiliki sampai pemda dan instansi terkait, dalam 3 bulan ke depan dapat membenahi Adian Nalombok tersebut,” jelas Sandiaga.

Contoh lain ketika mengunjungi Pantai Kuta di Badung, Provinsi Bali. Saat itu Sandi melihat langsung hasil revitalisasi toilet di sana yang sudah sesuai standar.

Ia mengaku mengalami sendiri bagaimana program merevitalisasi dua lokasi toilet dan shower di Pantai Kuta itu berhasil dieksekusi. “Mendapat apresiasi masyarakat, termasuk juga oleh Bang Hotman Paris yang mencoba sendiri,” ungkap Sandiaga.

Dengan semangat itu, Menteri Sandi akan menjadikan kualitas seperti itu sebagai program yang sudah berjalan. “Kita harus ingatkan ini di 5 destinasi superprioritas dan saya akan membentuk Satgas Toilet Nasional.”

Nantinya Satgas Toilet Nasional diminta memerhatikan budaya dan kearifan lokal masyarakat. Ini terkait dengan cara penggunaan toilet yang bisa jadi berbeda-beda di setiap daerah. Hal-hal kecil seperti toilet jongkok, bagaimana lantai tidak boleh basah, harus kering dan lain sebagainya.

“Karena 5 destinasi superprioritas ini adalah kelas dunia sehingga kita harus menghadirkan fasilitas yang juga kelas dunia. Termasuk, di NTB, khususnya di Mandalika juga akan kita cepat kerjakan kedepannya,” tandas Sandiaga Uno. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.