Berbagi Berita Merangkai Cerita

Sarana Air Bersih Pascagempa Desa Salut dan Selengen Diresmikan Dirjen PDT

0 15

KAYANGAN,DS – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT) Republik Indonesia meresmikan pembangunan Sarana Air Bersih (SAB) pascagempa di Desa Salut dan Selengen Kayangan Lombok Utara. Peresmian dilakukan oleh Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu (PDT) Kementerian Desa PDTT RI, Ir. RR Aisah Gamawati, MM., yang diserahkan kepada Pemda KLU dalam hal ini, diwakili Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda KLU Ir. Hermanto Selasa (12/2).

Hadir menyaksikan peresmian dan serah terima Pembangunan SAB tersebut, Direktur Penanganan Daerah Rawan Bencana Kementerian Desa PDTT Drs. Hasman Ma’ani, M.Si., Ketua DPRD KLU H Burhan M Nur SH., Kapolres Lombok Utara AKBP Herman Suriyono, S.IK, MH, Kadis PUPR KLU M.Zaldy Rahadian,ST, Kadis Sosial PPA KLU Muhammad Faisol, M.Si, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.

Camat Kayangan, H.M Tohir, S.Sos, dalam laporan penyambutannya bersyukur bahwa rombongan Kementerian DPDDT bisa datang melihat langsung infrastruktur yang ada di wilayah dua desa sehingga mengetahui situasi dan kondisi masyarakat terkini.

“Mungkin musibah yang menimpa menjadi berita dunia, tetap bersyukur dengan musibah dengan hikmah dan hidayah yang membuat rombongan kementerian bisa langsung turun ke lokasi,” katanya.

Di tempat yang sama, Bupati Lombok Utara yang diwakili oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda KLU, Ir Hermanto, menyampaikan salam taqzim dari Bupati Lombok Utara lantaran selaku Sekjen APKASI sedang berada di Balikpapan untuk membuka acara APKASI Expo.

Hermanto menyatakan berterima kasih yang sebesar-besarnya atas telah diberikannya bantuan kepada masyarakat Lombok Utara, khususnya di Desa Selengen dan Salut.

“Serah terima pembangunan Sarana Air Bersih (SAB) dari Kemendes PDTT dapat meringankan beban kami dari pemerintah KLU, dimana daerah ini memang rawan  kebutuhan air bersih. Dari lima  kecamatan yang ada, kecamatan Kayangan selalu mengalami kesulitan air bersih,” urainya.

Pemerintah Daaerah terus berupaya membantu baik dengan cara membawa air dengan mobil tanki, serta pembuatan sumur bor dan lain-lain.

Di hadapan rombongan kementerian, Asisten II Setda KLU itu juga menjelaskan kondisi Lombok Utara pascagempa bumi sejak 29 Juli. Sesuai hasil verifikasi, hampir 54 ribu rumah yang roboh rata dengan tanah dari 67 ribu rumah yang rusak akibat bencana gempa bumi.

Dirjen PDT Kemendes PDTT, Ir. RR. Aisah Gamawati, MM., sebelum meresmikan Pembangunan SAB dalam sambutannya, menyatakan negara mempunyai tujuan menyejahterakan masyarakat, seperti Nawacita Presiden dan Wakil Presiden.

“Untuk melaksanakan pembangunan nasional, maka dibentuklah kementerian salah satunya kementerian Desa PDTT yang mempunyai mandat mengawal Nawacita. Pemerintah telah mengucurkan Dana Desa (DD) dari tahun ke tahun yang terus bertambah,” tuturnya.

Acara diteruskan dengan penandatanganan prasasti oleh Dirjen PDT dan penyerahan secara simbolis pembangunan Sarana Air Bersih kepada Pemda KLU. (sta/humaspro)

Leave A Reply