Berbagi Berita Merangkai Cerita

Sambut MotoGP, Gubernur NTB Gandeng Bali

90

//FOTO. Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat menunjukkan MoU yang sudah disepakati dengan Gubernur Bali Wayan Koster di Rumah Jabatan Jaya Sabha, Kota Denpasar. rul

DENPASAR, DS – Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengatakan, Presiden Joko Widodo tetap menghendaki agar gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, berjalan pada Oktober mendatang. Terlebih, pada 7 April nanti, rencananya Dorna Sport akan datang ke NTB guna melihat perkembangan pembangunan sirkuit yang masuk dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika ini.

“Maka, kenapa saya datang melakukan kerjasama dengan Pemprov Bali adalah salah satu jalan agar perhelatan MotoGP Mandalika bisa sesuai jadwal. Yakni, pernak-pernik, serta cindramata untuk penontonnya bisa dibantu disiapkan oleh UMKM Bali. Sehingga, saat Dorna datang, semua kita pastikan sudah siap seluruhnya,” kata Gubernur pada wartawan usai bertemu dengan Gubernur Wayan Koster di Rumah Jabatan Jaya Sabha, Kota Denpasar, Rabu (31/3).

Gubernur mengaku, penandatanganan MoU enam Kepala OPD antara Pemprov Bali dan NTB kali ini adalah salah satu upaya menyakinkan kesiapan NTB dalam menghelat MotoGP tahun ini.

Sebab, hingga saat ini, penyelesaian pembangunan Sirkuit Mandalika terus dikebut oleh pihak Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

“Kalau dari ITDC, mereka yakin jika sirkuit itu sangat layak. Tapi tetap, prosesnya dilihat kesiapan dan kelayakannya oleh Dorna,” ucap Bang Zul.

Tak ketinggalan. Bang Zul menilai dari segi kesiapan lintasan, Sirkuit Mandalika sudah sangat siap. Tinggal penyelesaiannya saja hingga pertengahan tahun ini.

Hanya saja, ada faktor teknis lainnya yang harus dilihat. Saat ini disebut gubernur masih ditimbang-timbang pemerintah. Yakni masih berlangsungnya pandemi covid.

Gubernur mengaku, jika dilaksanakan Oktober nanti tantangan terbesar nanti adalah kesiapan mengelola penonton dengan jumlah banyak. Bahkan ada kemungkinan, dengan pandemi covid, tidak ada penonton yang datang.

”Kalau tidak ada penonton sayang juga. Karena asyiknya MotoGP ini kan penontonnya kebanyakan kelas menengah ke bawah. Beda dengan Formula One yang penontonnya, relatif kelas menengah keatas,” jelasnya.

Bang Zul menegaskan, MotoGP Mandalika bisa saja terselenggara di tahun ini. Namun dengan catatan, program vaksinasi berjalan dengan lancar.

Sehingga, pandemi covid bisa dikendalikan dengan baik dalam beberapa bulan ke depan.

”Kalau bisa seperti itu, ya pasti terselenggara di tahun ini. Maka, kita fokus bagaimana vaksinasi itu bisa berjalan sesuai target,” tegas Bang Zul.

Di sisi lain, Zul mendapat informasi bahwa jadwal MotoGP Sirkuit Mandalika sudah keluar juga untuk tahun depan. Rencananya, balapan 2022 bakal digelar pada Maret.

”Tahun depan itu sudah keluar, Bulan Maret. Untuk tahun ini, yang sudah pasti kan Superbike sekitar November,” ucap Bang Zul lagi.

Pelaksanaan MotoGP di Maret 2022 diprediksi menjadi yang paling memungkinkan. Dari segi infrastruktur akomodasi hingga soal pandemi covid. Apalagi hingga saat ini belum banyak tersedia kamar untuk penonton MotoGP.

Terpisah, Gubernur Bali Wayan Koster memastikan siap membantu dan mendukung provinsi NTB menjadi tuan rumah MotoGP Mandalika 2021.

“Pokoknya, apa yang dibutuhkan NTB, mulai akomodasi, dan pernak-pernik juga souvenir akan siap kita suport agar kegiatan MotoGP itu berjalan sukses dan lancar,” tandasnya. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.