A place where you need to follow for what happening in world cup

Sah, Pemprov Akuisisi Saham GNE 100 Persen

80

FOTO. Ketua Komisi III DPRD NTB yang juga jubir Banggar DPRD saat menyampaikan laporannya pada sidang paripurna DPRD NTB. (FOTO. HUMAS DPRD NTB/DS).

MATARAM, DS – DPRD NTB akhirnya menyepakati mengambil alih seluruh saham perintis di PT. Gerbang NTB Emas (GNE). Putusan mengakuisisi saham salah satu perusahaan daerah milik Pemprov NTB itu, dipicu, para pemilik saham tidak mau menambah lagi saham yang mereka miliki.

Sementara, saham Pemprov NTB terus naik tiap tahunnya. Akibatnya, nilai saham para perintis itu terdelusi.

“Pertimbangan lainnya karena pemegang saham juga sudah berusia tua dan mereka tidak bersedia lagi untuk menambah lagi nilai sahamnya,” ujar Ketua Komisi III DPRD NTB, Sembirang Ahmadi menjawab wartawan usai menghadiri sidang paripurna Penjelasan Gubernur NTB terhadap Nota Keuangan dan Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021, Selasa Petang (7/9).

Menurut Sembirang, surat Gubernur Zulkieflimansyah pada sidang paripurna DPRD NTB untuk meminta persetujuan pengambil alihan saham PT. GNE juga merujuk hasil RUPS GNE yang juga telah menjadi kajian teknis dan keuangan di Komisi III yang membidangi keuangan dan perbankan.

Terlebih, lanjut dia, dalam ketentuan Pasal 34 Ayat 1 Perda Nomor 3 Tahun 2021 tentang PT. Gerbang NTB Emas, maka tambahan modal dasar sebesar Rp 100 miliar telah mampu dipenuhi oleh Pemprov melalui APBD Perubahan tahun 2021 mencapai Rp 5 miliar sebagai modal dasarnya.

“Total nilai saham perintis yang dimiliki oleh tiga orang itu jumlahnya hanya sekitar 0,15 persen. Ketiga pemegang saham itu, yakni Anis Mujahid Akbar sebesar Rp 10 juta yang setara 0,05 persen. Selanjutnya, Abdarah M. Saleh sebesar Rp 10 juta yang juga setara 0,05 persen dan H. Muh. Anwar sebesar Rp 10 juta yang juga setara dengan 0,05 persen. Jadi, nilai sahamnya senilai Rp 30 juta,” jelas Sembirang.

Politikus PKS itu menuturkan, dorongan mengakuisisi saham para perintis menjadi 100 persen milik Pemprov, sehingga menjadi saham pengendali juga dipicu adanya regulasi terbaru yang memperbolehkan Pemda mengakuisi saham perusda.

“Jadi, kajian kami di internal Komisi III selaras dengan keinginan Pemda NTB untuk mengakuisisi full saham PT. GNE. Dengan demikian, kita sambut hangat keputusan pak gubernur dan lembaga DPRD yang juga menyetujui akuisisi saham GNE sepenuhnya,” tandas Sembirang.

Sementara itu, saat sidang paripurna DPRD NTB, surat masuk Gubernur NTB terkait akuisisi saham PT GNE dibacakan oleh PLh Sekwan NTB Baiq Farhi. Di mana, saat mengambil keputusan pun, hampir seluruh anggota DPRD menyetujui tawaran dari Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.

Lewat ke baris perkakas