Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 1 Okt 2021 13:45 WITA ·

S1 Pariwisata Dorong Jumlah Mahasiswa STP Mataram Naik Dimasa Pandemi


					S1 Pariwisata Dorong Jumlah Mahasiswa STP Mataram Naik Dimasa Pandemi Perbesar

Mataram, DS-Sebanyak 234 mahasiswa baru STP Mataram mengikuti pengenalan kehidupan kampus sejak 27 September-hingga 1 Oktober 2021 dengan prokes Covid 19. Jumlah mahasiswa baru tahun ini menanjak naik dipicu kehadiran S1 Pariwisata.

Tujuan PKKMB untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa terkait sistem perguruan tinggi, oraganisasi kemahasiswaan dan tata tertib.


Sementara itu pembekalan bagi mahasiswa diberikan oleh Mendikbud Nabiel Makarim, BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme), Kemenkmininfo dan Kemenparkeraf via zoom. Sedangkan dari NTB pembekalan diberikan Dinas Pariwisata NTB berkaitan dengan peluang dan tantangan keberadaan KEK.Mandalika.


Pada penutupan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2021/2022 yang berlangsung Jumat (1/10), Ketua STP Mataram, DR.Halus Mandala, M.hum, menekankan bahwa mahasiswa dalam berpenampilan dan berikap mesti menerapkan

budaya pariwisata. Mahasiswa pun menandatangani Surat Pernyataan tidak mengedarkan dan menjadi pengguna narkoba, tidak berbuat asusila, tidak melakukan tindak kriminal dan merusak nama baik almamater. Kalau melanggar, mahasiswa bersangkutan akan langsung dikeluarkan.

“Kedepan mahasiswa harus lebih tekun belajar karena peluang kedepan lebih terbuka,” kata Halus Mandala.


Ketua Panitia PKKMB yang juga Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STP Mataram, Rizal Kurniansyah, M.Par, mengemukakan kegiatan meliputi, peserta PKKMB terdiri dari Prodi S1 Pariwisata sebanyak 127 orang atau naik dari tahun lalu yang hanya 80 orang. Selebihnya merupakan mahasiswa diploma.


Para mahasiswa baru tidak hanya berasal dari dalam daerah di NTB melainkan juga dari luar daerah seperti Bali, Banyuwangi, Makassar, dan NTT. Dari NTB mahasiswa terbanyak berasal dari Lombok Barat.


Menurut Rizal, kecenderungan semakin naiknya mahasiswa S1 Pariwisata tidak lepas dari peluang lulusan yang tidak hanya di industri pariwisata melainkan juga bisa menjadi guru maupun PNS lainnya. “Rata-rata yang ekstensi terdiri dari industri yang ingin mengembangkan diri ke sector lain,” katanya.


Menurutnya, jumlah mahasiswa baru tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan jika dibandingkan dengan jumlah mahasiswa reguler. Tahun lalu mahasiswa reguler dan ekstensi hanya 210 orang tapi tahun ini mahasiswa reguler saja mencapai 234 orang. “Jika ditambah mahasiswa ekstensi jumlahnya jauh lebih banyak,” kata Rizal.


Selain peluang mahasiswa S1 yang lebih luas, program studi diploma yang disediakan pun sudah sesuai dengan kesempatan kerja. bahna tahun ini sejumlah hotel di Mandalika tengah melakukan perekrutan untk dipekerjakan di sana. STP Mataram.merupakan salah satu yang diincar dunia usaha terutama hotel dan restoran.

“Besok (Sabtu, 2/10) pihak hotel dan restoran di Mandalika dalam kaitan ini akan melakukan wawancara untuk calon pegawai di ssjumlah hotel dan restoran tersebut,” ujarnya.ian

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 337 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ikatan Alumni SMAN 1 Pinggabaya Dikukuhkan

20 November 2022 - 09:21 WITA

STP Mataram Sertifiksi Kompetensi Mahasiswa

15 November 2022 - 20:10 WITA

ITS Berikan Beasiswa kepada Siswa NTB, Begini Respon Gubernur

22 Oktober 2022 - 14:04 WITA

Sebanyak 813 Siswa SMA/SMK Ikuti Tryout ITS

21 Oktober 2022 - 07:09 WITA

Pemprov NTB Kirim 1000 Pemuda Studi ke Luar Negeri, Gubernur Kenalkan Program Beasiswa kepada Mahasiswa STKIP YAPIS Dompu

19 Oktober 2022 - 18:52 WITA

LPPM UGR Ruh Para Dosen, Hibah Dikti Perlu Ide Kreatif

17 Oktober 2022 - 18:28 WITA

Trending di Pendidikan