Berbagi Berita Merangkai Cerita

Ruslan Minta Gubernur NTB Segera Cairkan Insentif Nakes

81

FOTO. Drs. H. Ruslan Turmudzi. (FOTO. RUL)

MATARAM, DS – Anggota DPRD Provinsi NTB meminta Gubernur Zulkieflimansyah segera menyalurkan insentif tenaga kesehatan. Insentif kesejahteraan para tenaga medis (Nakes) hingga saat ini masih minim penyalurannya.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD NTB H. Ruslan Turmudzi meminta Gubernur NTB agar insentif nakes segera dicarikan.

“Beberapa waktu lalu Pak Presiden sudah mengumumkan untuk segera direalisasikan. Nah ini kita mendorong bersama-sama Pak Gubernur dan para bupati juga wali kota di NTB agar segera terealisasi,” ujar Ruslan pada wartawan, Kamis (1/7).

Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan selain segera merealisasikan insentif, ia juga menyarankan pemberian tersebut tidak hanya diberikan kepada tenaga medis yang ada di RS milik pemerintah.

“Saya mengusulkan kepada pak Gubernur juga memberikan insentif kesejahteraan bagi tenaga medis yang berada di rumah sakit swasta juga yang digunakan untuk penanganan Covid-19,” kata Ruslan.

“Sudah saatnya tidak membedakan rumah sakit milik pemprov atau rumah sakit swasta. Ini berlaku juga di semua rumah sakit di kabupaten/kota di NTB karena semua adalah bersatu untuk penanganan Covid-19,” sambung dia.

Menurut Ruslan, dalam penanganan Covid-19 saat ini merupakan kerja keras bersama tanpa ada perbedaan negeri atau swasta. Apalagi, mereka telah berkorban menjadi garda terdepan penanganan Covid-19.

“Semuanya untuk kepentingan masyarakat dalam upaya memutus pandemi Covid-19. Kami minta gubernur dan para kepala daerah di NTB memikirkan nasib mereka dan berpeluang besar juga terpapar Covid-19,” jelasnya.

Selain tenaga medis di rumah sakit, Ruslan juga meminta insentif diberikan kepada tenaga non-medis yang ikut serta dalam penanganan Covid-19.

“Mulai tenaga sopir ambulance, satpam di rumah sakit yang menangani Covid-19 hingga tukang gali kubur pasien Covid-19 juga harus diberi insentif oleh Pemprov dan Pemda kabupaten/kota di NTB. Mereka ini juga rawan terpapar sehingga layak diperhatikan penuh oleh Pemprov dan negara,” tegas Ruslan menjelaskan.

Ruslan mendaku, tenaga medis adalah tentara saat berperang menghadapi pandemi saat ini.

“Ibaratnya mereka ada tentara, harus betul diperhatikan kesehatannya hingga kesejahteraannya. Syukur-syukur insentif segera bisa diberikan, lebih baik lagi kalau ada asuransi untuk mereka,” tandas Ruslan. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.