Berbagi Berita Merangkai Cerita

Rumah Terduga Teroris Kota Bima Digeledah Polisi

27

FOTO. AKBP Haryo Tejo Wicaksono. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Rumah milik salah seorang terduga teroris yang ditangkap Tim Detasemen Khusus 88/Antiteror di Kota Bima, digeledah. Penggeledahan dilakukan oleh personel kepolisian di bawah kendali Mabes Polri.

Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono membenarkan adanya penggeledahan yang dilakukan oleh tim Mabes Polri di rumah terduga teroris tersebut.

“Iya, penggeledahan berjalan sejak kemarin dan hari ini. Kami bersifat hanya membantu pengamanan, tapi ada juga dari Inafis Polres Bima Kota dan Brimob Gegana,” ujar Haryo Tejo saat di konfirmasi wartawan melalui telpon selulernya, Selasa (30/3).

Terkait dengan siapa pemilik rumah terduga teroris yang digeledah, Haryo memilih untuk tidak menjelaskan. Namun dia pastikan kegiatan penggeledahan itu terjadi di wilayah Penatoi, Kota Bima.

Begitu juga dengan barang-barang yang informasinya ada diamankan oleh tim Mabes Polri. Ada beberapa barang yang dibawa dalam satu tas plastik biru ukuran besar.

“Karena langsung mereka (Tim Mabes Polri) yang turun, jadi kita tidak monitor (barang yang diamankan). Yang jelas tidak ada senjata,” kata Haryo.

Terkait dengan pelaksanaannya, Tejo memastikan bahwa giat penggeledahan berjalan dengan situasi yang kondusif, aman dan terkendali.

“Pak lurah juga hadir sebagai saksi menyaksikan (penggeledahan). Ada istrinya juga menyaksikan. Semua berjalan kondusif, tidak ada bentuk perlawanan,” kata dia.

Giat penggeledahan, informasinya terlaksana di rumah salah seorang terduga teroris berinisial BU alias Gozi asal Rite, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima.

Rumah milik mantan narapidana teroris yang digeledah tersebut berada di RT. 11, RW. 03, Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima.

Giat penggeledahan digelar Senin (29/3), pasca penangkapan Gozi bersama tiga rekannya, Minggu (28/3).

Tiga rekan Gozi yang turut diduga masuk dalam kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) berinisial LA alias Guru Mudi, MU alias Abu Zahiroh, dan RAP alias Abu Ridho.

Sebelum akhirnya diamankan di Rutan Polda NTB, keempatnya sempat diamankan oleh Tim Densus 88/antiteror di Markas Komando (Mako) Brimob Detasemen Pelopor Bima.

Kemudian berlanjut dengan penangkapan satu orang lagi berinisial Y. Terduga teroris ke lima ini ditangkap Tim Densus 88/Antiteror pada Senin (29/3) pagi, sekitar pukul 11.00 Wita.

Kini keberadaan Y masih diamankan oleh Tim Densus 88/antiteror di Markas Komando (Mako) Brimob Detasemen Pelopor Bima. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.