Berbagi Berita Merangkai Cerita

Ribuan Warga Gunung Sari Ambil Paksa Jenazah Corona

102
Warga Gunung Sari datangi rumah sakit mengambil paksa jenazah terpapar.corona

MATARAM, DS  – Ribuan warga Desa Ranjok, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram pada Senin malam (6/7).

Ribuan warga yang datang sekitar pukul 19.30 Wita itu, memprotes salah satu warganya yang meninggal dan dinyatakan positif terpapar Covid-19. Mereka mengambil paksa jenazah yang dinyatakan positif Covid-19 hingga ke dalam ruang perawatan RSUD setempat.

Massa nekat mengambil paksa jenazah tersebut lantaran mereka dan pihak keluarga tidak ingin jenazah dikuburkan dengan protokol Covid-19.

Petugas medis yang dikejutkan dengan kedatangan warga dengan jumlah besar itu, sontak terdiam. Mereka tidak bisa berbuat apa-apa menyusul jumlah warga Desa Ranjok sangat banyak jumlahnya dibandingkan petugas di RSUD milik Pemkot Mataram itu.

Humas RSUD Kota Mataram, Lalu Hardimun, mengatakan jenazah pasien positif Corona asal Desa Ranjok, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat. Jenazah tersebut masih berada di RSUD Mataram, namun massa berjumlah banyak mengambil paksa jenazah.

“Memang ada pasien Covid-19 yang meninggal dari Ranjok, Gunungsari, Lombok Barat. Massa sudah dijelaskan, tapi tidak bisa terima. Sehingga warga pun beramai-ramai datang dengan memaksa agar pasien bisa dibawa pulang. Padahal,  status pasien adalah positif Covid-19,” ujarnya Hardimun dalam pesan Whatasppnya.

Menurut dia, kedatangan warga dengan jumlah sangat besar itu sempat membuat tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas sangat ketakutan. Mereka tak berdaya saat massa menyemut menggeruduk masuk gedung rumah sakit.

“Massa banyak. Makanya ini teman-teman Nakes keluh kesah. Kalau begini terus, bagaimana kita bisa tenang bekerja. Kasihan juga mereka ada rasa takut melihat massa begitu banyak,” kata Hardimun. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.