Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 14 Nov 2022 12:36 WITA ·

Rezeki Dampak WSBK Sampai Juga ke PKL Jalur Penyangga


					Rezeki Dampak WSBK Sampai Juga ke PKL Jalur Penyangga Perbesar

Mataram, DS-Gelaran event World Superbike (WSBK) 2022 di Pertamina Mandalika Internasional Cirkuit Lombok Tengah membawa berkah tersendiri bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Terutama berkah ekonomi bagi UMKM dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang jalan bypass Mandalika.

Salah satu yang ketiban rezeki dari event balapan internasional tersebut adalah warung Awina yang berlokasi di sepanjang jalan Bypass (Timur Bundaran Gerung) desa Dasan Tapen Kecamatan Gerung Lombok Barat.

“Alhamdulillah banyak orang yang mampir minum kopi dan makan di warung saya,” kata Ibu Awina saat ditemui tim Diskominfotik NTB yang juga menikmati kopi dan makan di warungnya, Minggu (13/11/22).

Ibu empat anak itu mengakui, hasil penjualan bahan makanan dan minum selama even WSBK yang dimulai sejak Jumat meningkat jika dibanding pada hari-hari biasa. Dalam sehari ia bisa mendapat Rp 350 ribu hingga Rp 500 ribu, bertambah jika dibanding hari biasa yang hanya Rp 150- Rp 200 ribu.

“Kami benar-benar merasakan berkah dari event balapan motor di sirkuit Mandalika. Banyak orang yang mampir makan dan minum kopi di warung sederhana kami,” ungkapnya yang juga ditemani oleh dua orang putrinya.

Selama delapan tahun ibu (45) berjualan di sepanjang jalan bypass. Berdagang di sepanjang jalan menuju sirkuit Mandalika menjadi mata pencahariannya bersama keluarga. Dari hasilnya jualannya, ia dapat memenuhi kebutuhan keluarga juga disisihkan untuk kebutuhan sekolah anak-anaknya dari SD hingga SMA.

“Hanya jualan ini kami bisa memenuhi kebutuhan kami, meski sederhana tapi Alhamdulillah masih dapat membantu kebutuhan kami,” imbuhnya.

Meski begitu, di balik wajahnya yang mulai menua terselip cerita sedih dari usaha jualan yang ia rintis. Bagaimana tidak, suami tercinta yang menjadi tulang punggung keluarga harus terbaring lemas di rumah selama delapan tahun. Sembari berjualan, ia juga harus merawat suaminya.

“Suami saya sakit lumpuh, tidak bisa jalan lagi,” katanya dengan mata mulai berkaca-kaca.

Namun, semangat pemilik warung sederhana itu tak pernah pudar oleh keadaa dan ujian yang menimpa. Awina tetap tersenyum menyuguhkan kopi hitam manis kepada tim Dinas Kominfotik NTB yang singgah menikmati jualannya. Suguhan Kopi hitamnya mengajarkan kita untuk tetap bersyukur menjalani kehidupan ini. kmf

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sekda NTB Menerima Majelis Wali Amanat UNS

26 November 2022 - 15:22 WITA

Peringatan Hari Guru, Ini Janji Pemprov NTB

26 November 2022 - 15:13 WITA

Gubernur NTB Terima Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2022

25 November 2022 - 16:37 WITA

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah NTB (21)

25 November 2022 - 07:23 WITA

Alasan Pacuan Kuda HUT 64 NTB, Pertahankan Kearifan Lokal dan Persiapan PON 2028

24 November 2022 - 20:49 WITA

Ini Beberapa Ikhtiar NTB Ramah Disabilitas

24 November 2022 - 07:30 WITA

Trending di Pemerintah