Berbagi Berita Merangkai Cerita

Retail Ajukan Izin, Sekda Lotim Sebut DPMPTSP Netral

29
Juaini Taofik

SELONG, DS – Pemberian izin terhadap pengembangan 30 retail modern di Lombok Timur, masih belum tuntas. Demikian dikatakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, M. Juaini Taofik, kepada wartawan, Selasa (14/07/2020).

Taofik menjelaskan, proses perizinan oleh perusahaan retail masih dalam tahapan pengajuan kelengkapan persyaratan. “Yang penting saya katakan, ini baru izin lokasi. Dia baru boleh beroperasi itu setelah dia punya izin usaha toko swalayan (IUTS). IUTS Ini harus dilengkapi dengan IMB. IMB itu ada persetujuan kiri kanan,” jelasnya.

Jalannya proses perizinan tersebut sebagai upaya merapikan perizinan retail modern yang masih belum sempurna. Dikarenakan, adanya retail modern yang telah berdiri, namun belum memiliki izin.

“Tujuan pak Bupati mengiyakan itu, karena ada retail modern yang berdiri lebih dahulu, tapi belum ada izinnya. Kan itu lost, itu yang kita rapikan,” terangnya.

Sementara, sebagai OPD yang memiliki tupoksi dibidang perizinan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP), memiliki kewajiban untuk menindaklanjuti setiap izin yang diajukan oleh investor. Karena posisi DPMPTSP harus netral menyikapi setiap pengajuan izin yang masuk.

“Posisi PTMPTSP, netral. Apabila ada yang mengajukan izin. Dan sesuai dengan standar perizinan, tidak ada kuasanya untuk menolaknya,” ujar Taofik.

Meskipun Pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk mengatur investasi, namun sebatas pengaturan jarak agar tidak terlalu dekat satu sama lain. Serta lokasi retail yang boleh berada pada jalan utama saja, tidak boleh berada di jalan perkampungan.dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.