Berbagi Berita Merangkai Cerita

Renang Ramai-ramai, Gubernur NTB Minta Maaf

48

//FOTO. Inilah postingan Gubernur NTB di akun medsos miliknya saat berenang bersama pejabat Pemprov disaat NTB tengah dilanda bencana serta peningkatan kasus Covid-19 yang terus meningkat jumlahnya akhir-akhir ini. (FOTO. RUL/DS)

MATARAM, DS – Gubernur NTB Zulkieflimansyah, mengklarifikasi hebohnya jagat sosial media lantaran postingannya yang sedang berenang di kolam Mandala Water Park di Desa Bayan, Kecamatan Bayan, KLU, Sabtu (30/1) lalu, menimbulkan beragam komentar.

Apalagi,  saat ini Provinsi NTB disibukkan dengan bencana banjir hingga longsor akibat cuaca buruk beberapa hari terakhir, Gubernur NTB justru bersantai menikmati sensasi berenang di Lombok Utara bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Saya tidak menyangka sampai seperti itu. Kita kan menginap di Lombok Utara di Bayan dan kita disambut sangat hangat oleh masyarakat,” kata Gubernur Zulkielimansyah saat di temui, Senin (1/2) di Mataram.

Gubernur menyampaikan bahwa tempat yang dikunjunginya tersebut layak untuk di promosikan. Terlebih, potensi wisata dikawasan tersebut terbilang masih sangat asri, dengan suasana kawasan perhutanan yang menjulang tinggi. 

Begitupun masyarakat disekitarnya yang menyambut kunjungan Gubernur dengan hangat, sehingga menerima tawaran untuk turut berenang bersama masyarakat setempat.

“Bayan ternyata punya sesuatu yang tidak pernah terpublikasikan selama ini. Ada kolam yang airnya itu tidak mengandung bahan kimia karena alami. Langsung dari hutan dan akar – akar pohonnya. Nah jadi karena saya Gubernur membuat masyarakat itu antusias dan ingin kita bergabung mandi juga disitu. Saat itu saya kurang sehat sebenarnya tapi ya sudah nyebur ke kolam. Setelah nyebur, hilang demamnya, sepertinya airnya berkhasiat,” jelas Bang Zul.

Gubernur menegaskan bahwa tindakannya yang turut berenang bersama warga masyarakat hanya spontanitas. Terkait penerapan protokol kesehatan yang dipertanyakan banyak orang pada media sosial, ia menjawab bahwa dengan kondisi berenang sangat tidak mungkin baginya untuk menggunakan masker.

Meski demikian ia meminta maaf tentang perbuatannya tersebut yang melakukan aktivitas diluar batas, pada momen yang tidak tepat.

“Tentang protokol covid, kan enggak mungkin pakai masker kita berenang. Itu spontan saja, kita bukan sengaja merencanakan untuk berenang. Saya pakai pakaian lengkap saat itu. Tapi saya minta maaf jika itu dirasa kurang baik disaat bencana dan angka covid-19,meningkat,” tandasnya.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah melalui akun media sosialnya memposting sejumlah foto yang menunjukkan dirinya bersama beberapa orang jajaran dan unsur OPD tengah asik berenang, usai meresmikan pemandian sumber mata air Mandala di Desa Bayan, Kabupaten Lombok Utara pada Sabtu lalu sehingga menuai banyak komentar miring. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.