Rabu , 11 Desember 2019
Home / Religi / Sembelih Hewan Kurban, PDIP Ingin Berbagi Pada Warga Tidak Mampu di Mataram
Ketua DPD PDIP NTB H. Rachmat Hidayat didampingi para pengurus DPC PDI Mataram saat menyerahkan satu ekor ternak sapi pada tomas Karang Tatah pada momentum hari raya Idul Adha

Sembelih Hewan Kurban, PDIP Ingin Berbagi Pada Warga Tidak Mampu di Mataram

MATARAM, DS – Mengenakan baju kebesaran PDI Perjuangan, pengurus dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Mataram menyembelih hewan kurban pada momentum Idul Adha tahun ini.

Penyembelihan hewan kurban ini berlangsung di Kantor DPC PDI Mataram di jalan Pariwisata, Kota Mataram Mataram, disaksikan langsung Ketua DPD PDIP NTB H. Rachmat Hidayat pada Selasa (13/8).

Ketua DPD PDIP NTB, H. Rachmat Hidayat, menegaskan semangat berkurban merupakan kewajiban para kader PDIP di semua tingkatan. Menurut dia, dalam filosofi perjuangan partai yang dilandaskan pada Pancasila maka kewajiban berbagi untuk membantu mereka yang lemah merupakan sebuah keharusan.

“Kebetulan saat ini masih dalam momentum hari raya Idul Adha. Jadi, semangat berbagi itu harus ditumbuhkan kader untuk bisa membantu pada sesamanya. Khususnya, mereka yang dilanda kekurangan,” tegas Rahmat disela-sela menyerahkan satu ekor sapi pada tokoh masyarakat Lingkungan Karang Tatah, Kota Mataram.

Anggota DPR RI itu itu mengatakan PDIP merupakan partai nasionalis yang juga memperhatikan nilai-nilai keagamaan. Sehingga, dalam kehidupan kesehariannya, PDIP sangat menghargai toleransi. Terlebih, semua agama yang dianut masyarakat di Indonesia mengajarkan akan pentingnya mengamalkan nilai-nilai ketuhan yang maha esa serta rasa keadilan sosial.

Oleh karena itu, Rachmat mengajak kadernya agar tidak takut beramal dan berbagi pada sesamanya yang masih berada pada garis kemiskinan. “Dalam agama Islam ada contoh yang baik yakni, Rosulullah Muhamad SAW yang rela mengorbankan apa yang dimilikinya untuk kebesaran agamanya. Kok kita sebagai umat Islam harus mikir untuk sekadar mengeluarkan harta kita untuk berkurban satu ekor sapi saja,” jelasnya.

Rachmat menyatakan, kegiatan penyembelihan kurban kali ini, sejatinya ingin mengajarkan kepada kader PDIP untuk menjaga selamat toleransi antarumat beragama. Hal itulah, kata Rachmat, yang menunjukkan nilai Bhinneka Tunggal Ika.

Apalagi, lanjut dia, agama itu adalah akal. Yakni, praktiknya harus diamalkan oleh semua pemeluknya. “Sekali lagi, jangan kita hanya nyebut saja, tapi tak direalisasikan. Satu kata dalam segala sesuatu perbuatan itu harus didasari dengan keihlasan. Inilah indahnya kita beragama di Indonesia, indahnya kita berbangsa dan ber-Bhinneka Tunggal Ika, kehidupan yang saling hormat menghormati satu dengan yang lain,” tandas Rachmat Hidayat. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Maulid, Dimensi Sosial Dalam Beribadah Kabupaten Subawa – Apa pesan moral dalam momentum Maulid Nabi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: