A place where you need to follow for what happening in world cup

Rekrut 10 Ribu Relawan TPS di NTB, JKSN Fokus Ajari Pemilih Cara Mencoblos Jokowi-Ma’ruf 

0 20

MATARAM, DS – Jaringan Kiai  Santri Nasional (JKSN) NTB mulai ancang-ancang untuk dapat meraup suara sesuai target yang ditetapkan JKSN Pusat mendulang 72 persen suara bagi capres Jokowi-Makruf pada Pilpres 2019 di NTB. Tak tanggung-tanggung, strategi yang disiapkan adalah merekrut sebanyak 10 ribu relawan di semua TPS di NTB.

“Jadi, untuk bisa mencapai targetnya, maka perekrutan relawan 10 ribu di TPS akan kita awali dengan pembentukan JKSN di 10 kabupaten/kota di NTB dalam waktu dekat ini,” ujar Ketua JKSN NTB TGH. Hazmi Hamzar menjawab wartawan, Minggu (3/2).

Ia menyatakan, sesuai pesan Ketua Dewan Pembina JKSN Pusat yakni, Gubernur terpilih Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa agar JKSN NTB menyisir kantong suara di pelosok-pelosok perdesaan. Maka,  strategi yang akan difokuskan pihaknya adalah bagaimana para relawan yang terbentuk bergerak mengkampanyekan tata cara penggunaan hak suara dengan cara dor to dor.

Menurut Hazmi, langkah itu dipilih, lantaran kendala yang dihadapi masyarakat saat ini terkait kesulitan mereka memilih di bilik suara dengan adanya lima surat suara. “Nanti, pola kita para relawan kitalah yang mengajarkan masyarakat tentang tata cara mencoblos, serta memilih dengan cara baik maupun benar untuk memenangkan paslon Pak Jokowi-Ma’ruf Amin,” jelas dia.

Pimpinan Ponpes Maraqittalimat Lotim itu menyatakan, sejauh ini pascaterbentuknya kepengurusan JKSN NTB, terpantau para tuan guru di NTB sangat merespon positif adanya wadah bagi mereka untuk bisa berkumpul untuk menyatukan persepsi dan ide untuk membangun daerah mereka.

Tak hanya itu, para tuan guru itu, memastikan siap mensosialisasikan ke masyarakat akar rumput melalui dakwah mereka agar umat islam tidak terpecah belah dengan situasi yang ada saat ini.

“Hadirnya, JKSN NTB ini adalah bagian dari kita ingin memberikan pencerahan ke masyarakat dengan tidak melakukan kampanye hitam. Karena, kita punya tanggung jawab sebagai ulama untuk mengajak pada kebaikan serta mencegah hal-hal yang tidak baik melalui kampanye sesat di medsos saat ini,” tegas Hazmi.

Terkait adanya perbedaan pilihan politik. Menurut Hazmi hal itu, merupakan hal yang lumrah bagi umat islam. Meski demikian, pihaknya akan terpusat dan terfokus mendulang suara di NTB. Sebab, sesuai hasil survei saat ini, terpantau di NTB merupakan basis suara pasangan 02, Prabowo-Sandi.

“Kekuatan kita adalah para tuan guru ini punya ponpes yang jumlahnya mencapai sebanyak 600 lebih. Kalau dulu kemenangan Pak Prabowo di Pilpres lalu, karena banyak tuan guru yang mendukung mereka. Tapi, sekarang tidak, kita semua para ulama, Insya Allah kita-kita kalangan kiai dan santri akan optimis optimis bisa memenangkan persaingan di Pilpres dengan membalikkan angka Pilpres lalu menjadi kemenangan pak Jokowi dan Kyai Ma’ruf,” tandas Hazmi Hamzar. RUL.

Leave A Reply

Lewat ke baris perkakas