BSK Samawa

Ratusan Sopir Angdes Geruduk Kantor Dishub Lotim, Minta Odong Odong Ditertibkan

Ratusan sopir Angdes menggeruduk Kantor Dishub Lotim

Lombok Timur,DS- Ratusan sopir Angkutan Desa (Angdes) menggeruduk Kantor Dinas Perhubungan Lombok Timur, Senin (20/03/2023). Mereka mendesak pemerintah menertibkan kendaraan odong – odong yang beroperasi di jalan raya.

Perwakilan para sopir Angdes ini diterima sejumlah pejabat Dinas Perhubungan dan KBO Satlantas Polres Lombok Timur, IPDA Muhammad Anhar.

Para sopir mendesak pemerintah menertibkan jam operasional kendaraan odong – odong yang melintas jalan raya karena dianggap merugikan sopir angkutan.

“Sebenarnya tidak berat tuntutannya terkait jam trek odong – odong. Karena bicara aturan, tidak hak teman teman odong-odong menggunakan trek ke jalan raya,” ungkap perwakilan sopir Angdes, Ahmad Joni.

Selama ini, kata Joni, petugas dari Dinas Perhubungan dan kepolisian terkesan membiarkan mereka berlalu lalang di jalan raya. “Jadi yang dituntut temen teman ini sebenarnya jam trek aja, tidak yang lain, “ujarnya.

Lanjut Joni, para sopir Angdes memahami mereka sama sama mencari rezei. Karena itu, perlu dilakukan pengaturan jam operasional sehingga tidak saling merugikan. Sejatinya, jam operasional odong odong itu beroperasi dari pukul 17.00 Wita sampai malam hari.

“Karena itu hari ini kita minta jam odong odong itu ditertibkan, hanya jam operasinya saja,” imbuhnya.

Menanggapi tuntutan para sopir Angdes, Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Lombok Timur, Lalu Purwadi Abdullah, mengatakan akan segera mengeluarkan surat edaran terkait jam operasional kendaraan odong – odong.

“Jadi nanti di surat himbauan itu kami akan menegaskan, jam operasional odong odong mulai dari pukul 5 sore sampai jam 12 malam, ” ucapnya. “Setelah surat edaran ini kami berikan, kami akan undang semua pihak baik sopir angkutan, Angdes dan odong odong untuk membuatkan kesepakatan bersama, ” imbuhnya.lr

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.