Berbagi Berita Merangkai Cerita

Ratusan KK Terdampak Banjir Loteng

35

//FOTO. Inilah air hujan dengan intensitas tinggi NTB, khususnya di Kabupaten Lombok Tengah menyebabkan ratusan keluarga terdampak.

MATARAM, DS – Sebanyak 350 keluarga di tiga kecamatan di Kabupaten Lombok Tengah, terdampak banjir pada Sabtu malam (29/1). Banjir yang dipicu derasnya curah hujan juga menggenangi wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Kepala BPBD NTB, Zainal Arifin mengatakan bahwa warga yang terdampak banjir  di tiga kecamatan itu. Diantaranya, di Kecamatan Praya Barat, Praya Barat Daya, dan Pujut, termasuk desa-desa di lingkar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

“Itu data sementara per 31 Januari 2021 pukul 00.38 Wita. Tim BPBD Kabupaten Lombok Tengah masih terus melakukan pendataan,” ujarnya saat dihubungi melalui telpon selulernya, Minggu (31/1).

Banjir bandang yang menerjang Kecamatan Pujut, Praya Barat, dan Praya Barat Daya pada Sabtu (30/1) terjadi menyusul hujan disertai angin kencang di wilayah itu.

Selain mengakibatkan permukiman tergenang, Zainal mengatakan, banjir menyebabkan tiang listrik rusak sehingga aliran listrik terganggu.

Menurut dia, banjir saat ini sudah mulai surut. “Air sudah mulai surut dan hujan sudah mereda. Para warga yang sebelumnya mengungsi ke tempat lebih aman seperti rumah makan dan masjid kini sudah kembali ke rumah masing-masing,” jelas Zainal.

Ia mengungkapkan, pihaknya sudah menurunkan personel ke daerah terdampak banjir untuk membantu korban banjir serta mendata dampak bencana tersebut.

“Mohon doanya, tim kami bersama BPBD Kabupaten Lombok Tengah menyisir ke sejumlah wilayah yang terendam banjir di tiga kecamatan di Loteng untuk bisa kita berikan bantuan secepatnya,” tandas Zainal Arifin. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.