Berbagi Berita Merangkai Cerita

Ramai Parpol Usung Capres/Cawapres di 2024, Koalisi Parpol Disebut Masih Cair

651

FOTO. Ketua Badan Pembinaan Kepemimpinan Daerah DPP PKS Zuliekieflimansyah (kiri) saat bertemu dengan Ketua DPP Demokrat AHY. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – PKS nampaknya cukup serius memberikan jalan bagi Gubernur NTB, Zulkieflimansyah untuk naik kelas ke pentas politik nasional di Pemilu Presiden tahun 2024. Hal itu terlihat dari gerakan Gubernur yang intensif membangun komunikasi dengan sejumlah tokoh dari partai politik lain.

Hanya saja, wacana pembentukan koalisi partai Islam untuk menuju Pemilu 2024 yang disuarakan DPP PKS masih berposes dan belum final menyasar partai politik manapun.

PKS menegaskan, tidak ada satu pun pembahasan mengenai wacana pembentukan koalisi partai Islam dalam pertemuan dengan Partai Demokrat melalui Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Rabu (28/4).

“Sejauh ini, semua parpol masih terbuka untuk berkoalisi. Termasuk PKS dengan Demokrat, jadi semua berpeluang dan cair komunikasi kita kok hinggq kini,” ujar Gubernur NTB Zulkieflimansyah pada wartawan usai menerima kunjungan AHY di rumah dinas gubernur, kemarin.

Bang Zul yang menjabat Ketua Badan Pembinaan Kepemimpinan Daerah DPP PKS itu mengatakan, dengan sistem pemilu tahun 2024 yang berbeda dengan pemilu sebelumnya. Tentunya, semua parpol akan berusaha mengusung kader internal mereka masing-masing.

Mengingat, kata Gubernur, pelaksanaan Pilpres dan Pileg berlangsung bersamaan. Oleh karenanya, berkaca dari pengalaman Pemilu 2019 yang lalu dimana pileg dan pilpres digelar serentak. Maka, Partai politik yang kadernya tampil menjadi Capres/Cawapres memberikan keuntungan elektoral bagi penumbuh suara di pileg.

“Dulu yang panen (Suara Pileg) Gerindra dan PDIP karena punyak calon (Presiden). Nah sekarang kita juga, siapa yang kenal calon Gerindra di satu Kabupaten tapi dapat kursi karena ada Prabowo sebagai Capresnya,” tegas Bang Zul.

“Jadi, alasan sistem dan pola pemilu yang bersamaan Polres dan Pileg membuat parpol akan berupaya mengusung kader sendiri. Misalnya, Demokrat jelas akan mengusung mas AHY,” sambung Gubernur.

Bang Zul menuturkan, bahwa partainya hingga kini, teruw menyiapkan berbagai strategi dalam menghadapi pemilu legislatif tahun 2024 yang digelar serentak dengan Pilpres. Salah satunya dengan mulai menyiapkan kader-kader terbaiknya untuk diturunkan dalam Pileg maupun Pilpres.

Apalagi, lanjut dia, PKS tentu tidak akan main-main dalam kontestasi Pemilu kedepannya. Sehingga, PKS akan serius supaya partai ini juga diperhitungkan.

“Untuk di internal PKS, banyak figur internal selain saya yang dinominasikan. Yakni, Pak Irwan Prayitno, dan Kang Aher. Jadi, semua punya peluang yang sama dan finalnya akan diumumkan pada saatnya siapa Capres PKS,” tandas Zulkieflimansyah. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.