Berbagi Berita Merangkai Cerita

Ramadhan, Bulan Pengampunan Allah SWT

0 18

MATARAM, DS – Gubernur Dr. TGH. Muhamad Zainul Majdi MA mengatakan, Ramadhan merupakan bulan ampunan. Semua manusia penuh kekurangan dan bisa salah. Oleh karena itu, Allah telah menyiapkan mekanisme pembersihan diri manusiasebagai bentuk kasih sayangnya.

“Jadi, mekanisme paling pamungkas untuk membersihkan diri kita adalah pada bulan Ramadhan,” tegas Gubernur pada khutbah Jumat terakhirnya di bulan Sya’ban 1438 H, Jumat (26/5).

TGB mengaku, bersih hati dengan membangun bangsa sangat relevan. Khalifah berarti pengganti Allah untuk merawat bumi. Tugas itu tidak akan tunai kecuali oleh manusia yang memiliki lahir batin bersih. Ramadhan adalah salah satu jalan untuk mencapai itu.

Apalagi, kata dia, dalam hadits, Allah telah menjelaskan,makna shalat ke shalat dalam sehari, Jumat ke Jumat tiap pekan, Ramadhan ke Ramadhan berikutnya. Yakni, penyaring dari Allah bagi manusia untuk bisa kembali pada Allah dengan ridha dan diridhai.

“Saya mengingatkan ke diri saya dan umat Islam untuk tidak meninggalkan shalat. Shalat itu ibarat orang yang keluar rumah dan membersihkan diri di sungai lima kali sehari saat pulang sehingga tidak ada dosa tersisa. Kalau masih ada, ada pembersihan saat Jumat. Terakhir, bila masih ada dosa bersisa, ada Ramadhan,” jelas Gubernur.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak jamaah shalat Jumat untuk bersyukur atas nikmat Allah, khususnya nikmat iman Islam. Insya Allah dengan nikmat itu umat Islam segera memasuki Ramadhan. ”Mari kita nerharap, semoga Ramadhan tahun ini adalahterbaik bagi kita semuanya,” katanya.

Ia menambahkan, orang beriman harus terus dingatkan untuktetap bertakwa. Kalau meninggalkan takwa dan tenggelam dalam nafsu, maka Allah Maha Kaya. Sebab, Rasulullah menjelaskan, jikatakwa adalah hal mendasar.

“Dengan takwa, tidak ada perintah Allah yang terlalu sulit dijauhi dan perintah Allah enggan ditinggalkan. Semoga kita tergolong orang-orang yang bertakwa,” ujar Zainul Majdi. fahrul

Leave A Reply