Menu

Mode Gelap

Politik · 11 Nov 2019 06:13 WITA ·

Rachmat Minta Kader Suarakan Mataram Bukan Milik Satu atau Dua Golongan Saja


					H. Rachmat Hidayat Perbesar

H. Rachmat Hidayat

MATARAM, DS – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Perjuangan Kota Mataram menggelar rapat kerja cabang (Rakercab) pertama yang bertempat di aula kantor DPD PDIP NTB di jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram, Minggu (10/11).

Dalam rakercab ini, Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, H. Rachmat Hidayat menyampaikan agar kader partai memahami wawasan kebangsaan terkait Kota Mataram sebagai ibukota Provinsi NTB. Sehingga ruang gerak perjuangan partai harus dipahami secara utuh.

“Kota Mataram adalah taman sari bangsa Indonesia. Itu karena suku bangsa manapun tinggal dan hidup sejak berpuluh-puluh tahun di Kota Mataram. Makanya, kader partai harus paham, tidak bisa lagi Kota Mataram itu milik satu atau dua golongan saja, tapi Kota Mataram itu milik semua lapisan masyarakat,” tegas Rachmat dalam sambutannya.

Karena Kota Mataram merupakan barometer kehidupan bangsa Indonesia maka sudah selayaknya para kader PDIP di semua tingkatan untuk tidak lagi takut berekspresi guna memperluas ruang gerak mereka dalam menanamkan sikap kegotong royongan dan semengat membela wong cilik yang diajarkan oleh Bung Karno dan Ketua Umum DPP PDIP Hj. Megawati Soekarno Putri.

“Melalui forum rakercab ini, saya minta kader PDIP bergerak simultan tidak henti untuk terus bersama rakyat, sehingga semangat perjuangan partai akan terus tumbuh dan bergelora di lingkungan mereka masing-masing,” kata Rachmat.

Menurut dia, posisi Kota Mataram sama dengan ibukota negara Indonesia yakni, DKI Jakarta. Sehingga, posisi strategis kewilayahan itu harus benar-benar dapat dimaksimalkan para kader untuk berjuang menanamkan semangat kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik sesuai idiologi Pancasila.

Rachmat mencontohkan dirinya yang berasal dari Kabupaten Lombok Timur bisa memimpin partai dan berdomisili lama di Kota Mataram. “Pokoknya, saya akan terus evaluasi semangat para kader itu untuk bekerja bersama rakyat. Karena tuan daripada Mataram itu adalah suku bangsa manapun, serta agama manapun. Ingat Mataram itu heterogen kehidupan penduduknya. Jadi tidak bisa hanya satu orang saja dengan seenaknya menguasai dan membagi wilayah ini semaunya saja,” tegasnya.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terus menggiatkan proses kaderisasi di semua level. Langkah itu dilakukan untuk membangun kesadaran ideologi dan berorganisasi kader.

Dalam rakercab kali ini, sejumlah pakar dan akademisi dihadirkan pengurus DPC PDIP Mataram untuk membekali semangat nasionalisme para kader partai. Diantaranya, Prof Lalu Karyadi (Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi Unram), Adhar Hakim (Ketua Ombudsman Perwakilan NTB) dan Dr. Lalu Wira Pria Suhartana (Akademisi Fakultas Hukum Unram). RUL.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jelang Pilkada Serentak 2024, M16 Prediksi Golkar, Gerindra dan PDIP NTB Sulit berpisah Jalan

21 Mei 2022 - 16:59 WITA

PPP NTB Siap Jadi Pemenang Pileg 2024

18 Mei 2022 - 17:49 WITA

Soal Pelayanan Mudik 2022, Puan Maharani Apresiasi Kerja Pemerintah dan TNI-Polri

17 Mei 2022 - 17:11 WITA

Isu Caleg Impor, Mik Sudi : Masyarakat Sudah Cerdas Pilih Wakil Terbukti Kerjanya

17 Mei 2022 - 07:03 WITA

Puan: Waisak Momentum Refleksikan Pentingnya Saling Membantu dan Menjaga Kerukunan

16 Mei 2022 - 17:47 WITA

Penuhi Kriteria Pemimpin, Masinton : Mbak Puan Ditempa Sejarah dan Waktu Sejak Remaja

16 Mei 2022 - 17:44 WITA

Trending di Politik