Berbagi Berita Merangkai Cerita

Puluhan Widyaiswara Mogok Kerja dan Minta Kepala BPSDM NTB Diganti, Gubernur Minta Sekda Jembatani

543

FOTO. Gubernur NTB Zuliekieflimansyah (kiri). (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Konflik yang terjadi di internal Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) NTB antara para Widyaiswara dan Kepala BPSDM setempat Wedha Magma Ardhi, menuai tanggapan Gubernur Zulkieflimansyah.

Ia mengatakan, aksi mogok kerja yang dilakukan para mantan pejabat teras lingkup Pemprov, tidak sepatutnya terjadi. Apalagi, antara Kepala BPSDM dengan para Widyaiswara itu adalah rekan kerja lamanya.

“Bedanya, kalau sekarang pak Ardhi masih menjabat dan yang para Widyaiswara adalah pejabat senior. Disini, saya lihat masalahnya hanya soal komunikasi saja,” ujar Gubernur pada wartawan, Jumat (16/4).

Bang Zul mengaku, sikap tegas dan disiplin yang dilakukan oleh Kepala BPSDM merupakan bawaan sejak lahir. Apalagi, Wedha Magma Ardhi anak seorang tentara.

Oleh karena itu, seharusnya hal itu harus dipahami oleh semua pihak. “Jadi, jika pak Ardhi bersikap kayak gitu. Itu karena beliau khawatir manakala setelah pensiun nanti akan ada temuan. Makanya, aturan yang dibuat selama ini lebih pada upaya penyelamatan lembaga saja,” jelas Gubernur.

Meski demikian, Bang Zul mengungkapkan, agar persoalan ini tidak meluas, ia telah menugasi Sekda NTB HL. Gita Ariadi untuk menjembatani pertemuan antara para Widyaiswara dan Kepala BPSDM NTB.

“Karena ini masalah yang muncul enggak substansi amat dan bukan masalah serius. Maka, cara penyelesaian adalah dengan ketemu para pihak. Saya yakin pak Sekda mampu menjadi mediator yang baik,” tandas Gubernur.

Sebelumnya, para Widyaiswara yang mayoritas mantan Kepala Dinas di Provinsi NTB, mengancam tidak akan melaksanakan tugasnya sampai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) NTB, Wedha Magma Ardhi diganti.

Salah seorang anggota Widyaiswara, H Agus Patria yang merupakan mantan pejabat tinggi Pemprov NTB, membenarkan jika ini adalah masalah serius yang terjadi. Karena para Widyaiswara sedang mogok kerja hingga Wedha Ardhi diganti. “Ya benar,” jawab Agus kepada wartawan, kemarin.

Bahkan surat resmi telah dilayangkan kepada Gubernur NTB Zulkieflimansyah. Puluhan Widyaiswara menandatangani sebuah surat pernyataan yang mendesak gubernur untuk segera memproses Ardhi karena dinilai telah melakukan banyak pelanggaran. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.