A place where you need to follow for what happening in world cup

Puluhan Personil Korem 162/WB di BKO ke Papua dan Papua Barat

0 66

MATARAM, DS – Sebanyak 22 orang prajurit Satuan Jajaran Korem 162/WB di BKO ke wilayah Kodam XVII/Cendrawasih Papua dan Kodam XVIII/Kasuari Papua Barat.

Upacara pelepasan dipimpin Komandan Korem 162/WB, Kolonel Czi, Ahmd Rizal Ramdhani di Lapangan Makorem 162/WB, Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram, Selasa (2/7).

Dari 22 personil tersebut, dua perwira berpangkat kapten dan 20 di antaranya berpangkat bintara. Mereka diberangkatkan melalui Denpasar Bali, menggunakan pesawat menuju tempat tugas masing-masing di wilayah Papua.

Danrem 162/WB, Kolonel Czi, Ahmad Rizal Ramdhani,  yang di dampingi Kasrem, Letkol Inf. Endarwan Yansori, menyatakan pemberangkatan 22 prajurit ini sesuai dengan Surat Perintah Kepala Staf TNI AD Nomor : Sprin / 2001 / VI / 2019 tanggal, 14 Juni 2019.

“Para prajurit ini akan melaksanakan tugas sebagai aparat teritorial di Kodim-Kodim pada Satuan Kodam Cendrawasih dan Kasuari selama lebih kurang satu tahun ke depan,” ujar Danrem.

Menurut Rizal, puluhan prajuritnya itu akan bergabung dengan anggota satuan jajaran TNI AD dari seluruh satuan Korem se Indonesia untuk membantu pemerintah membangun wilayah Indonesia bagian timur atau daerah Papua.

“Jadi bukan dari Prajurit Korem 162/WB saja yang berangkat, tetapi seluruh Satuan Korem diseluruh Indonesia,” ucap Danrem

Sementara itu, Made Suartini, salah satu istri dari prajurit Sertu Suardika yang berangkat tugas ke Papua berharap selama penugasan suaminya tetap menjaga kesehatan, berolahraga, makan teratur, agar kondisi badan tetap sehat dan prima sampai tugas berakhir.

“Namanya suami yang berangkat tugas ke luar daerah, tetap ada kesedihan. Namun saya sebagai istri prajurit, berusaha  memberikan semangat kepada suami saya agar dapat melaksanakan tugas dengan baik,  sampai selesai,” ungkap Surtini.

Sementara itu, Danrem, mengingatkan   ada dua hal yang perlu diwaspadai para prajurit  selama melaksanakan tugas di wilayah Papua yakni malaria dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Untuk itu, sambungnya, kepada seluruh prajurit yang berangkat dapat   menjaga kesehatan dan terapkan pengalaman teritorial yang sudah ada.

Kepada keluarga yang ditinggalkan agar tetap semangat dan berdoa untuk kesuksesan tugas suami karena ini merupakan penugasan yang pertama selain penugasan operasi tempur dan kebanggaan bagi keluarga.

“Semoga selama melaksanakan Apter ini, seluruh personel dalam keadaan sehat wal’afiat, aman dan selamat hingga kembali lagi ke kesatuan sebagai warga Korem 162/WB,” tandas Danrem.

Acara pemberangkatan personel penugasan Apter juga dihadiri para Dandim dan Kasi, Dan/Ka Satdisjan, para Perwira dan seluruh personel Korem dan jajaran se Garnizun Mataram serta para istri prajurit. RUL.

Leave A Reply

Lewat ke baris perkakas