BSK Samawa

Program Berani II Didukung Telkomsel dengan Peluncuran 1000 SMS “Stop Perkawinan Anak”

Mataram, DS-Fenomena Perkawinan Anak di NTB menjadi perhatian Kurnia Budi Setiawan, Manager – Mobile Consumer Branch Mataram. Mendukung pencegahan perkawinan anak yang menjadi fokus Program Berani II LPA NTB bersama Unicef, pihak Telkomsel meluncurkan 1000 SMS yang berisi pesan “Stop Perkawinan Anak” dengan metode Location Based Advertising yang merupakan salah satu layanan milik Telkomsel.

“SMS ini memberi edukasi pentingnya pendidikan dan pencegahan pernikahan anak. Sasaran edukasi adalah warga sekitar Lendang Nangka Utara Kabupaten Lombok Timur yang menggunakan Telkomsel. Lombok Timur kami jadikan sasaran awal karena Kabupaten Lombok Timur menempati peringkat ke-2 di NTB dengan angka Perkawinan Anak sebesar 21%,” katanya, Rabu (15/5).

Pada acara Gawe Gubuk di Desa Lendang Nangka Utara, Selasa (14/5), Telkomsel melakukan kampanye Pencegahan Perkawinan Anak mendukung program BERANI II yang dijalankan oleh LPA NTB bersama Unicef. Hal ini sekaligus sebagai inovasi untuk memelopori kemajuan daerah dengan hadir tidak hanya memberi solusi komunikasi namun juga bergerak dan berdampak memajukan NTB.

Komitmen tersebut sudah dilakukan sejak 3 Mei 2024 di Gedung Sangkareang Mataram. Di hadapan Pj Gubernur NTB dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Telkomsel beserta Pemerintah Provinsi NTB dan NGO, melakukan deklarasi penandatanganan komitmen bersama dan MoU lintas sektor untuk Pencegahan Perkawinan Anak.

“Di momen itu pula Telkomsel mengajak masyarakat desa hemat internet untuk menekan pengeluaran keluarga dengan menggunakan kartu internet murah Telkomsel,” ujar Budi

Aksi nyata dukunga Telkomsel didasarkan data BPS tahun 2023 terkait tingginya angka Perkawinan Anak di NTB yang mencapai angka 17.32% dan menempatkan NTB pada peringkat 1 nasional. yedo

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.