Berbagi Berita Merangkai Cerita

PRESIDEN : MAHASISWA NTB AGAR IKUTI PERKEMBANGAN IT

0 10

MATARAM,DS-Presiden Joko Widodo (Jokowi)  meminta para mahasiswa terdampak gempa bumi di wilayah NTB agar mengikuti perkembangan teknologi  yang bergerak sangat cepat saat ini. Menurut Presiden, tantangan revolusi industri 4.0, perubahannya tiga ribu kali lebih cepat dari perubahan saat ini.

Oleh karena itu, seluruh generasi muda, khususnya mahasiswa di Indonesia harus mampu menyiapkan diri terhadap tantangan dunia yang dirasa sangat ketat.

“Tapi saya menyakini dan optimis sumber daya manusia (SDM) kita mampu bertarung dengan SDM dari luar negeri. Syaratya, kita harus mempersiapkan diri terhadap tantangan kedepan,” ujar Presiden Jokowi saat menyampaikan sambutannya usai memberikan beasiswa pada mahasiswa terdampak gempa bumi di halaman Bandara Internasional Lombok (BIL), Kamis (18/10) petang.

Kepala Negara mengakui bahwa jika bicara masalah perkembangan teknologi, maka hanya ada dua cara yang harus dilakukan oleh mahasiswa. Yakni, belajar dan kerja keras.

Sebab, kata Presiden, mengacu pada indeks global kompetitive, ada kenaikan kemampuan daya saing generasi muda Indonesia saat ini.

“Jika dua cara itu kita bisa lakukan, maka saya optimis mahasiswa Indonesia akan mampu menang melawan SDM luar negeri,” tegas Jokowi.

Untuk itu, Presiden Jokowi berharap para pemuda harus bisa menangkap setiap peluang yang ada terkait pesatnya perkembangan teknologi yang terjadi pada saat ini.

Kepada sebanyak 5.144 orang mahasiswa penerima beasiswa terdampak gempa bumi di NTB. Presiden mengingatkan agar mahasiswa itu dapat menyelesaikan kuliahnnya hingga selesai.

Jokowi tidak menghendaki ika ada mahasiswa penerima bantuan beasiswa ada yang steap alias berhenti ditengah jalan kuliahnya.

“Saya akan terus cek dan pantau agar dana beasiswa kepada anda bisa terus jalan. Kalaupun ada yang belum, bisa jadi itu masih proses, nanti saya minta pak Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristek Dikti mengawalnya,” tegas Presiden.

Ia berharap bantuan beasiswa yang diberikan oleh pemerintah kali ini akan mampu membantu para mahasiswa terdampak gempa agar semangan belajar dan tidak larut dalam kesedihan yang berkepanjangan akibat rumahnya rusak diterjang gempa bumi yang melanda NTB beberapa waktu lalu itu.

“Selamat belajar ya anak-anak ku, jangan sampai kesan gempa membuat kita tidak mau belajar ya,” tandas Presiden Joko Widodo.

Sementara itu, Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristek-Dikti, Prof Intan Ahmad mengaku, jika program beasiswa bagi mahasiswa terdampak gempa yang menyasar pada sebanyak 5.144 orang mahasiswa dilalui melalui dua skema pencairan bantuannya. Yakni, program bidik misi untuk sebanyak  2.195 orang mahasiswa dan sebanyak 2.949 orangnya melalui skema PPA.

“Kalau komposisinya, sebanyak 4.275 orang adalah mahasiswa Unram dan 34 PTS lainnya di NTB, serta sebanyak 869 orang lainnya adalah mahasiswa asal NTB yang melakukan studi pada 74 PTN dan PTS di wilayah Indonesia,” jelas Intan.

Ia merincikan, hingga sampai 7 Oktober lalu, tercatat sebanyak 3.357 orang mahasiswa sudah menerima dana beasiswa di tabungan mereka masing-masing. Sementara, sisanya sejumlah 1.887 orang masih dalam taraf proses pencairan.

“Kalau yang hadir saat ini sebanyak 800 orang mahasiswa adalah mereka asal NTB yang telah menerima bantuan dan dananya sudah masuk di rekeningnya,” tandas Intan Ahmad. RUL.

Leave A Reply