Menu

Mode Gelap

Lombok Timur · 1 Agu 2022 16:13 WITA ·

Potensi Ayam KUB, Desa Aikmel Yakin jadi Kampung Unggas


					Ayam KUB Desa Aikmel. Perbesar

Ayam KUB Desa Aikmel.

SELONG, DS – Kepres nomor 104 tahun 2021 merupakan program pokok yang wajib hukumnya untuk dilaksanakan oleh Pemerintahan Desa seantero Indonesia yaitu BLT 40 %, Ketahanan Pangan 20 %, dan Penanganan Covid 19 8% dari DD (Dana Desa).

Desa Aikmel, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur (Lotim), dengan pertimbangan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, menurut Abdul Latief, SE., Ketua BPD Aikmel, Selasa (26/07/2022), ada 5 program Ketahanan Pangan dengan dukungan potensi sumber daya yang tersedia (Pertanian, Peternakan, Perikanan, Perkebunan) melimpah dari Desa Aiimel.

"Kelima program tersebut masing-masing Kandang Kolektif Desa, Unggas, Sapi, Bibit pertanian,  dan perikanan. Namun, dua program yang baru terlaksana yaitu  Unggas dan Bibit pertanian," ujar Latief seraya menjelaskan bahwa poin yang dapat ditangkap adalah dari aspek gizi dan kesehatan masyarakat, dukung penanganan Covid19, penataan ekonomi masyarakat, dan sumber baru dari PADes.

  "Beberapa hal penting mengiringi konsep program Ketahanan Pangan yang kami gulirkan ini adalah : 1). Terpenuhinya gizi masyarakat dalam upaya meningkatkan daya tahan atau imun tubuh dan jiwa dalam menghadapi dampak Covid19.  2). Mendorong semangat masyarakat untuk berwirausaha.  3). Sumber PADes (sebagai salah PADes baru)," terang alumni Fakultas Ekonomi Universitas Gunung Rinjani ini. 

Sementara itu, Kades Aikmel, Ir Sunarno Sabirhan, didampingi Putradi Zaki, S.Kom menyampaikan di desnya sudah dibentuk 35 kelompok di 7 dusun untuk pemeliharaan 3.500 ekor bibit ayam KUB.

 Sunarno menjelaskan, ayam KUB (Kampung Unggul Badan) ini akan dikembangkan dengan penetasan secara listrik (mesin tetas). Dia yakin Desa Aikmel bisa menjadi Kampung Unggas dengan menghasilkan puluhan ribu bahkan ratusan ribu ekor/tahun. 

 "Sebanyak 3.500 bibit dengan mesin tetas Insya Allah dalam 1 tahun akan menghasilkan 126.000 ayam KUB (3 kali lipat dari penetasan oleh induk). Sementara di lahan tanah OKD (Tanah Kas Desa) seluas 4 ha (ada kelapa, jagung, pisang, dan lainnya) kita baru tanam 224 bibit tanaman Alpokat dan 110 bibit jeruk," terangnya (Kusmiardi)
Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hadiri Musda PPNI, Bupati Tekankan Kematian Ibu dan Anak

13 Agustus 2022 - 18:30 WITA

Pencemaran Lingkungan Tidak Boleh Dianggap Kasus Ringan

12 Agustus 2022 - 20:46 WITA

Tetulak Desa, Tradisi Budaya Desa Pringgabaya (2)

12 Agustus 2022 - 19:16 WITA

Lepas Pawai STQ di Pancor, Wabup Lotim Ingatkan Hal Ini

12 Agustus 2022 - 15:30 WITA

Tetulak Desa, Tradisi Budaya Desa Pringgabaya

11 Agustus 2022 - 20:08 WITA

Sejumlah Kecamatan di Lotim Mulai Kekurangan Air Bersih

11 Agustus 2022 - 19:36 WITA

Trending di Lombok Timur