Berbagi Berita Merangkai Cerita

Polsek Gerung Bubarkan Tempat Penjualan Miras di Batu Goleng

49

FOTO. Aparat gabungan kepolisian dari Polsek Gerung menyita puluhan botol Miras di kafe Tuak di wilayah Batu Goleng Kelurahan Gerung Utara, Sabtu malam. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Aparat kepolisian dari Polsek Gerung, Polres Lombok Barat dan Polda NTB, membubarkan kerumunan pengunjung di tempat penjualan minuman keras (Miras) jenis tuak tradisional di Wilayah Batu Goleng, Kelurahan Gerung Utara, Sabtu malam (11/9) sekitar pukul 21.00 Wita.

Pembubaran dilakukan menyusul kerumunan itu dinilai melanggar Prokes di masa PPKM. Ketenangan warga sekitar juga terganggu atas adanya aktifitas tersebut.

“Dalam operasi itu, polisi juga menyita puluhan miras yang dijual di tempat tersebut,” ujar Kapolsek Gerung AKP Syaripuddin Zohri dalam siaran tertulisnya usai memimpin kegiatan patroli rutin itu bersama tim Polsek itu.

Menurut Kapolsek, kegiatan operasi diawali dengan pengarahan terhadap anggota. Dalam pengarahan itu, ia menekankan tim untuk melakukan kegiatan secara humanis dan saling menjaga antar anggota untuk keamanan personel.Setelah itu, tim bergerak ke lokasi sasaran. Setiba di lokasi pihaknya menemukan banyak pengunjung berkerumun sambil minum-minum.

Pihaknya pun melakukan pemeriksaan badan terhadap para pengunjung dan mengimbau untuk membubarkan diri. “Begitu kami imbau untuk membubarkan diri, pengunjung langsung bubar,”kata Syaripuddin.

Dalam kegiatan itu, pihaknya juga melibatkan Ketua Banjar guna memberikan sosialisasi kepada warga agar tetap menaati Prokes dimasa Pandemi. Aparat kepolisian juga telah mengingatkan penjual miras agat tidak lagi menjual miras.

“Hasil operasi yang berhasil kita amankan. Di antaranya, sebanyak 57 botol Miras jenis tuak tradisional di tiga lokasi rumah warga  yang menjual miras. Puluhan botol miras yang disita itupun kami bawa ke Mapolsek Gerung untuk diamankan,” jelas Kapolsek.

Ia menambahkan, operasi itu dilakukan sebagai tindaklanjut kepolisian terhadap keluhan warga. Karena tempat itu kerap kali dijadikan tempat minum miras dan mengundang keributan. Karena selain minum-minum, di lokasi itu juga membunyikan musik dengan suara keras sehingga dikeluhkan warga.

“Selain itu, kegiatan ini sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 di masa PPKM ini,” tandas Kapolsek AKP Syaripuddin Zohri. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.