Polres Lombok Utara Tangkap 3 Pelaku Narkotika dalam OPS Antik Rinjani 2023*

Pelaku pidana narkotika diamankan polisi.

Lombok Utara. DS- Sebanyak 3 orang pelaku berhasil dibekuk oleh Satuan Res Narkoba Polres Lombok Utara pada Operasi Antik Rinjani 2023 yang sudah berlangsung dari tanggal 17 September sampai 1 Oktober 2023.

Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro S.I.K. M.Si. dalam konferensi pers menjelaskan operasi yang berlangsung selama 14 hari itu telah berhasil mengungkapkan kasus Narkotika yang menjerat pelaku inisial (S), (K) dan (AY).

“Dari Operasi Antik yang berjalan selama 14 hari itu kami menemukan 3 pelaku yaitu 2 tersangka yang sudah dilakukan penahanan di rutan Polres Lombok Utara dan 1 tersangka yang sedang dilakukan rehabilitasi, di panti Lentera Mataram, ” ungkapnya, Rabu (04/10/2023).

Sementara itu, Kasatresnarkoba Iptu Yustinus Goit, nenjelaskan pelaku inisial S dan K berhasil diamankan Satuan Res Narkoba berawal dari informasi masyarakat bahwa terlapor sedang akan melakukan transaksi Narkotika di wilayah Lombok Utara.

Pada saat itu terlapor sedang berada di pinggir jalan Raya depan Pom Bensin Pemenang Dusun Karang Montong Daya, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, hendak membeli lalapan tepatnya pada hari Selasa 19 September 2023.

Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti dari pelaku S berupa Narkotika Jenis Shabu dengan berat bruto 0,35 gram. Barang bukti lainnya satu tas selempang, satu Unit Handphone Merek OPPO A5S warna Hitam.
Uang tunai Rp 850.000, satu poket plastik bening yang didalamnya terdapat kristal bening yang diduga Narkotika jenis Shabu dengan berat bruto 0,35 gram. satu buah klip plastik Kosong dan satu unit tabung pipa kaca.

Pelaku S dijerat Pasal 114 Ayat (1), dan atau Pasal 112 Ayat (1), dan atau Pasal 127 Ayat (1), Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan Ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun.

Sementara itu pada pelaku K ditemukan barang bukti Narkotika Jenis Shabu dengan berat bruto 1,67 gram dan barang bukti lainnya ; 1 (satu) unit Handphone Realme C55 warna Hitam dengan Silikon Bening. 1 (satu) PCS dompet warna putih bercorak bunga. 1 (satu) buah klip plastik bening yang didalamnya terdapat kristal bening yang diduga Narkotika jenis Shabu dengan berat bruto 1,67 (satu koma enam tujuh) gram. 6 (enam) poket plastik bekas pakai Shabu. 3 (tiga) buah klip plastik kosong. 1 (satu) buah tabung pipa kaca. 1 (satu) buah Sumbu. 6 (enam) buah pipet plastik yang sudah dimodifikasi. 1 (satu) buah korek api gas. 1 (satu) buah bong alat pakai Shabu dan 1 (satu) buah gunting kecil.

Pelaku dijerat Pasal 114 Ayat (1), dan atau Pasal 112 Ayat (1) dan atau Pasal 127 Ayat (1) , Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun.

“Pelaku inisial Y saat ini sudah direhabilitasi di panti Rehab Lentera Rembige Mataram, ” jelasnya.

Sementara itu pelaku ketiga inisial AYT asal Kota Mataram juga berhasil diamankan oleh Satresnarkoba pada tanggal 19 September pukul 20.00 wita pada saat berdiri di pinggir Jalan Raya Pemenang.

Setelah melakukan serangkaian SOP Penangkapan dan Penggeledahan, barulah petugas melakukan penggeledahan badan. Ditemukan barang bukti Narkotika Jenis Shabu Dengan berat bruto 4,01 gram dan barang bukti lainnya masing-masing 1 (satu) unit Motor HONDA VARIO dengan plat nomor DR 3659 CV. 1 (satu) Unit Handphone OPPO A54.1 (satu) Pcs bungkus Rokok CLAS MILD warna putih.1 (satu) buah klip plastik bening yang di dalamnya terdapat 1 (satu) klip plastik bening yang berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis Shabu dengan berat bruto 4,01 (empat koma nol satu) gram.

Pelaku dikenakan Pasal 114 Ayat (1), dan atau Pasal 112 Ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika
Ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun.

Kapolres Lombok Utara, AKBP Didik, menyampaikan bahwa Polres Lombok Utara sudah memiliki program Kampung bebas Narkoba di wilayah Tanjung guna mencegah terjadinya predaran Narkotika.

“Kami dari Polres Lombok Utara senantiasa bersama-sama memerangi kasus narkotika. Siapa saja yang bermain dengan narkotika harus kita tindak tegas. Namun jika yang bersangkutuan sebagai korban itu patut kita lindungi atau direhabilitas,” ujarnya.hm

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.