Senin , 17 Juni 2019
Home / Politik / Rugikan Masyarakat, Mahfud Ajak Masyarakat Tak Percaya Hoaks
Mahfud MD

Rugikan Masyarakat, Mahfud Ajak Masyarakat Tak Percaya Hoaks

MATARAM, DS – Hoaks atau berita bohong jelang Pemilu 2019 dinilai merugikan semua pihak, mulai dari kandidat, partai politik, penyelenggara pemilu, hingga masyarakat. Di sisi lain, yang perlu diwaspadai yakni adanya pembangunan opini publik mengenai ketidakpercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pemilu.

Hal itu mengemuka dalam Sarasehan Kebangsaan yang digelar Suluh Kebangsaan di Mataram, Selasa (12/2). “Soal hoaks ini memang sangat rentan pada proses demokrasi kita. Titik bahayanya adalah ketidakpercayaan publik terhadap proses pemilu dan semua pihak dirugikan. Jadi hoaks itu harus kita perangi dan lawan,” ujar Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD

Mahfud menjelaskan, saat ini sudah ada pembangunan opini publik yang menyatakan bahwa proses Pemilu 2019 akan diwarnai kecurangan dan tidak berjalan dengan baik. Padahal, proses dan tahapan pemilu 2019 masih berjalan hingga kini. Oleh karena itu, Mahfud mengajak masyarakat Indonesia memilih pemimpin dalam Pilpres kali ini, lebih pada figur yang memiliki kejujuran dan bisa memimpin, serta tidak menjual agama sebagai jualan politiknya.

Kata Mahfud, dalam perhelatan Pemilu itu ada tiga hal yang harus difokuskan, yakni, substansi kebebasan, kesatuan dan keselamatan bangsa.

“Kalau ini bukan hoaks, tapi ajakan saya untuk kita semua agar memilih pemimpin yang bisa menyelamatkan bangsa dan bukan memecah belah bangsa ini,” tandas Mahfud MD.

Dalam kesempatan itu, Mahfud meminta aparat penegak hukum agar bertindak tegas terkait penyebaran hoaks melalui media massa, brosur hingga akun media sosial. Termasuk, merebaknya majalah yang menyebar di berbagai wilayah di Indonesia saat ini.

“Pokoknya, siapapun penyebar hoaks itu ditindak tegas saja. Kita harus hati-hati dan jangan percaya dengan informasi yang tidak jelas, termasuk dari akun-akun yang memunculkan informasi yang menyesatkan itu,” jelasnya.

“Disitu tugas kita bersama termasuk wartawan agar bagaimana menangkis dan melawan berita yang tidak benar itu,” tambah Mahfud. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Rampungkan Kronologi, KPU NTB Siap Hadapi Gugatan MK

MATARAM, DS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB terus bersiap menghadapi gugatan perselisihan hasil pemilihan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: