Rabu , 11 Desember 2019
Home / Politik / Rachmat : Pemerataan Pembangunan Ala Jokowi Buah Semangat Pancasila
Anggota MPR RI H. Rachmat Hidayat saat menyolisasikan 4 pilar kebangsaan pada ratusan kader PDIP se-Pulau Lombok

Rachmat : Pemerataan Pembangunan Ala Jokowi Buah Semangat Pancasila

MATARAM, DS– Konsep pemerataan pembangunan yang kini digagas dan dilaksanakan Presiden Joko Widodo di semua wilayah Indonesia merupakan salah satu implementasi empat pilar kebangsaan yakni, Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Anggota MPR RI H. Rachmat Hidayat mengemukakan hal itu saat sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kantor DPD PDIP NTB bersama ratusan kader PDIP se-Pulau Lombok, Sabtu (30/11).

Menurut Rachmat, jika semua pemimpin bangsa mampu melaksanakan konsep pemerataan maka ia telah mampu mewujudkan 4 pilar kebangsaan yang menjadi prinsip kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Jadi, empat pilar kebangsaan itu merupakan perekat keberagaman bangsa Indonesia. Dan Pak Jokowi sudah mampu melaksanakan konsep itu dengan baik,” ujarnya.

Ketua DPD PDIP NTB itu mengatakan, kendati pada Pilpres 2019 lalu, Presiden Jokowi kalah di NTB, perhatiannya terhadap pembangunan di NTB, justru terlihat tidak memudar sedikit pun. Hal tersebut, kata Rachmat, tidak lain karena Presiden Jokowi telah mampu mengimplementasikan konsep 4 pilar kebangsaan dalam pemerataan pembangunan khususnya di bidang infrastruktur.

Ia mencontohkan, sejumlah proyek infrastruktur yang dibangun di NTB. Diantaranya, bendungan Tanju di Dompu, Bintang Bano, Mila, Beringin Sila dan Bendungan Meninting. Selain itu, pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika untuk mendukung Indonesia yang dikabarkan akan menjadi salah satu tuan rumah gelaran MotoGP mulai 2021.

Bahkan, lanjut Rachmat, untuk mendukung perhelatan internasional tersebut dibangun pula pelabuhan, jalur by pass Bandara Internasional Lombok (BIL), dan perpanjangan runway bandara.

“Jadi, ini bagian tugas dan kewajiban saya selaku anggota MPR RI utuk selalu menggaungkan dan menggelorakan 4 pilar tersebut khususnya di Lombok ini sebagai daerah pemilihan. Begitupun, pemeratan pembangunan untuk menanggulangi kemiskinan yang kini sudah dibangun oleh pemerintahan Presiden Jokowi saat ini di NTB,” jelas dia.

Rachmat menuturkan, kendati saat ini merupakan era globalisasi dan digitalisasi informasi semakin pesat, Pancasila sebagai dasar Negara tetap dibutuhkan. Mengingat, Pancasila dengan sifat keterbukaannya melalui tafsir-tafsir baru dapat jadikan pengawal dan keurgensian, serta pemandu di dalam menghadapi situasi yang perkembangan zaman yang berjalan sangat cepat.

“Kemajuan teknologi menjadikan pembangunan nasional berjalan cepat dengaan segala tantangannya. Pastinya, pembangunan nasional sebagai perwujudan pelaksanaan Pancasila adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya yang mempedomani Pancasila sebagai dasar, tujuan pembangunan nasional,” tegas Rachmat.

Ia menambahkan, upaya memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa yang berdasarkan Pancasila guna diarahkan pada perwujudan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Tentunya, akan bisa berhasil, manakala disertai tekad untuk membantu memperbaiki kesejahteraan mereka yang lemah, mempercepat pembangunan daerah yang tertinggal, dan mengurangi kesenjangan.

“Jadi, kita harus sadar dan perlu mendukung penuh upaya pemerintah. Karena memang, pembangunan yang saat ini dilakukan akan dapat menghasilkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat yang makin merata, dalam upaya mewujudkan cita-cita keadilan sosial,” tandas Rachmat Hidayat.fm

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Sosialiasasi 4 Pilar di Loteng Rachmat : Gotong-Royong sebagai Nafas Pancasila Harus Diimplikasikan

LOTENG, DS – Anggota MPR RI, H. Rachmat Hidayat, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: