Pemilih Pilkada Lotim 960 Ribu Orang – Duta Selaparang
Kamis , 23 Mei 2019
Home / Politik / Pemilih Pilkada Lotim 960 Ribu Orang

Pemilih Pilkada Lotim 960 Ribu Orang

SELONG,DS- Berdasarkan hasil pemutakhiran data tahun 2016, pemilih di Kabupaten Lombok Timur tahun 2018 diprediksi mencapai 960 ribu orang. Sedangkan pada pada pilkada sebelumnya hanya 869 orang.

Tahapan Pilkada Serentak 2018 masih dalam persiapan. Beberapa pekerjaan dalam kurun waktu persiapan ini diantaranya terkait data pemilih. Data tersebut harus dimutakhirkan setiap tahun dan butuh sinergisitas dengan pihak terkait seperti Dukcapil, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Polres/Dandim, Kades, agar kondisinya bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan. Demikian disampaikan Muh.Saleh, S.IP., MH., Ketua KPUD Lotim, di Selong belum lama ini.
“Kita memakai data yang dimutakhirkan yang selanjutnya disebut sebagai Pemutakhiran Data Berkelanjutan,” paparnya. Menurutnya, database, yang dimutakhirkan adalah data yang dipakai saat Pemilukada tahun 2014. Data tersebut pastinya mengalami perubahan karena ada yang meninggal dunia, dari kalangan Polri dan TNI ada yang pensiun, ada pemilih pemula, termasuk pemilih potensial yang berada di luar negeri karena bekerja di sana.
M.Saleh menjelaskan, pemutakhiran terus dilakukan agar pada saat tahapan Pilkada tidak ada permasalahan lagi terkait dengan DPD (Daftar Pemilih yang Dipetakan). Kalaupun ada, kata dia, tinggal mendata yang baru saja seperti pemiih pemula yang pada saat pencoblosan suara genap berusia 17 tahun atau sudah menikah.
Menurutnya, potensi calon pemilih di Lotim berjumlah 869 ribu orang. Sedangkan jumlah pemilih tahun 2018 mendatang diprediksi berjumlah 960 ribu orang.
“Berdasarkan pemutakhiran data tahun 2016, maka kami memprediksi jumlah pemilih pada tahun 2018 mendatang 960 ribu orang,” kata M.Saleh.
Terkait pendanaan. menurut M.Saleh, untuk gawe Pilkada bersumber dari APBD Lotim, APBN dan dana sharing dari Pemprov NTB. Alokasi dana tersebut mengarah untuk honorer.
“Kita mendapat pendanaan dari tiga sumber yaitu APBD, APBN dan Sharing dari Pemprov. Dana ini dialokasikan untuk honorer dalam tahapan Pilkada nantinya,” ujar M.Saleh seraya menambahkan, yang mendominasi porsi pendanaan tersebut dari APBD Lotim.
Untuk itu saat ini pihaknya tengah melakukan rapat intern dan menyusun proposal anggaran pendanaan tahapan pilkada.
Menurutnya, hal yang termasuk tahapan adalah pembentukan Panitia Pilkada hingga ke tingkat TPS, pendaftaran para calon Eksekutif (Cabup dan Cawabup dan Cagub dan Cawagup).
Yang penting terkait dengan TPS, satu TPS diperuntuhkan bagi 800 orang pemilih. “Sehingga jumlah TPS tergantung dari jumlah pemilih di wilayah (desa/kelurahan) bersangkutan,” lanjutnya kusmiardi

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Gubernur Imbau Warganya Tak Ikut Gerakan People Power

MATARAM, DS – Gubernur Zulkieflimansyah mengimbau masyarakat NTB tidak ikut dalam gerakan people power. Dia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: