Jumat , 19 Juli 2019
Home / Politik / Optimis Golkar Raih Kemenangan di Pilkada 2018
Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham (tiga kanan) didampingi Korwil Bali Nusra , AA Bagus Adhi Mahendra Putra dan Ketua DPD Golkar NTB H. Suhaili FT beserta jajaran pengurus DPD Golkar NTB

Optimis Golkar Raih Kemenangan di Pilkada 2018

MATARAM, DS – Partai Golkar menargetkan kemenangan besar mencapai 60 persen lebih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di tahun 2018. Oleh karena itu, semua jajaran kepengurusan DPP Golkar telah diinstruksikan agar efektif melakukan kunjungan rutin ke semua daerah yang akan menggelar pilkada tersebut.

Tercatat, dalam pilkada di tahun 2018 ada 171 pilkada di semua wilayah di Indonesia. Dimana, dari 171 itu terdapat sebanyak 17 provinsi yang akan menghelat pemilihan gubernur dan wakil gubernur.

“Termasuk di NTB, ada empat pilkada di tahun 2018. Kita sudah targetkan, NTB masuk menjadi penyumbang suara kemenangan bagi Partai Golkar secara nasional. Sehingga, kita optimis target 60 persen lebih kemenangan akan bisa kita capai,” ungkap Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Idrus Marham menjawab wartawan di Mataram, Jumat (24/2).

Menurutnya, dalam evalusai Partai Golkar, strategi kemenangan saat Pilkada tahun ini dirasa efektif untuk dilanjutkan menghadapi kontestasi Pilkada di tahun depan. Syaratnya, semua kader Golkar di level DPD II (kabupaten/kota) harus all out dan bertanggung jawab memperjuangkan bakal calon kepala daerah yang telah mereka rekomendasikan saat pelaksanaan rapat kerja daerah (Rakerda).

“Memang pelaksaan Pilkada 2018 waktunya masih jauh, yakni satu tahun lebih. Namun, jika para kader Golkar mulai efektif bekerja politik dari sekarang. Diantaranya, sosialisasi ke masyarakat, maka Insya Allah target kita secara Nasional akan bisa terlampaui,” tegas Idrus.

Ia menegaskan, peluang kader golkar yang akan diorbitkan menjadi calon kepala daerah dalam perhelatan Pilkada serentak adalah Ketua DPD I jika hal itu berlevel Pilkada Gubernur. Sementara jika itu di kabupaten/kota adalah Ketua DPD II Partai Golkar.

Sehingga, kata Idrus, sudah menjadi kewajiban para kader Golkar di semua tingkatan dan jenjang mulai DPP, DPD I, DPD II, Pimpinan Anak Ranting serta sayap Partai Golkar untuk terus mendongkrak elektabilitas para kepala daerah yang telah direkomendasikan oleh partai tersebut.

“Kami di DPP sangat koperatif mendengar aspirasi dari kader di semua tingkatan. Dan suport yang kita berikan, tentunya adalah melakukan komunikasi ke koalisi partai yang akan menyokong pencalonan kader itu. Pokoknya jangan kuartir, kami juga akan bergerak untuk itu. Karena, koalisi Golkar itu selalu cair dengan parpol manapun mulai Demokrat, PAN, PKB, Gerindra, PDIP dan semua parpol lainnya,” ujar Idrus Marham.

Di tempat sama, Korwil Bali-Nusra DPP Golkar, AA Bagus Adhi Mahendra Putra alias Gus Adhi mengakui, jika pihaknya telah mulai melakukan survei terhadap sejumlah kandidat internal Golkar dalam menghdapi Pilkada serentak tahun 2018. Termasuk, empat pilkada di NTB.

“Survei awal ini jadi acuan kami melihat elektabilitas calon dari kader Golkar yang akan kita rekomendasikan. Memang hasilnya, masih naik turun. Namun, itu akan naik jika hasil rakerda DPD I Golkar NTB telah mengusung satu figur, maka kader pun akan bergerak simultan memenangkan calon yang telah ditetapkan dalam rakerda itu,” tandasnya. fahrul

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Jelang Pilkot, Ada Spanduk Wakil Walikota jadi Walikota

MATARAM, DS – Pemasangan spanduk-spanduk menyemarakkan kedatangan tamu dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) pada kegiatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: