NTB Masuk Wilayah Rawan Pemilu Kapolda Siagakan Dua Pertiga Personel Antisipasi Keamanan – Duta Selaparang
Kamis , 23 Mei 2019
Home / Politik / NTB Masuk Wilayah Rawan Pemilu Kapolda Siagakan Dua Pertiga Personel Antisipasi Keamanan
Kapolda NTB, Irjen Pol Achmat Juri dan Wakapolda NTB Kombes Pol Tajuddin

NTB Masuk Wilayah Rawan Pemilu Kapolda Siagakan Dua Pertiga Personel Antisipasi Keamanan

MATARAM, DS – Kapolda NTB, Irjen Pol Achmat Juri menegaskan sudah mempersiapkan hampir semua personelnya untuk mengamankan Pemilu 2019. Provinsi NTB masuk salah satu wilayah dengan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2019 tinggi oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.

“NTB memang masuk daerah rawan menurut indeks kerawanan pemilu. Iya ini antisipasi bersama lebih bagus dibilang begitu daripada nanti dibilang aman malah terjadi apa-apa. Gesekan di tiap pemilu itu pasti ada, dan kami tahu semualah. Artinya Bawaslu juga menilai indeks kerawanan di NTB perlu dicermati dan saya berterima kasih soal itu,” ujar Juri usai penandatanganan MoU terkait pedoman kerjasama  terkait pengamanan instalasi dan aset serta penegakan hukum dengan jajaran PLN Wilayah NTB  di Hotel Lombok Astoria, Mataram, Senin (11/3).

Kapolda menilai, saat ini personel yang dimiliki sudah cukup untuk mengatasi permasalahan yang mungkin timbul saat kampanye. Direncanakan, sekitar dua pertiga dari total personil yang ada di Polda NTB telah dipersiapkan memback up pengamanan sesuai tahapannya.

“Personel saya kira sudah cukup. Kami mengarahkan anggota tidak seluruhnya, baru beberapa. Saat kampanye terbuka 2/3 kekuatan akan diturunkan dan Insya Allah cukup. Kalaupun ada backup dari Pusat ada,” ujar Juri. “Mudah-mudahan dengan keberadaan Polri dan TNI yang ada di NTB, saya kira bisa mengantisipasi itu semua,” ucap dia.

Juri mengatakan, polisi terus melakukan pendekatan ke masyarakat agar pemilu bisa berjalan dengan lancar. Mengingat, jumlah TPS pada pemilu kali ini jumlahnya naik dua kali lipat bila dibadingkan pelaksanaan Pilgub 2018 lalu. Yakni, jumlah TPS mencapai kurang lebih 16 ribu TPS.

Oleh karena itu, pelibatan banyak pihak. Salah satunya dengan memperbanyak linmas harus dilakukan. “Yang pasti, ajang Pilkada dan Pemilu itu kalau soal kerawananya kita di kepolisian memback up kerja daripada Bawaslu dan Panwas,” kata Kapolda.

Terkait kerawanan pada Pemilu 2019 ini, Kapolda menyebutkan, jika merujuk maping yang dilakukannya umumnnya terpantau suasana keamanan masih landai. Meski demikian, lawan terberat yang perlu diantisipasi kaitannya dengan penyebaran berita hoaks alias fitnah.

Sebab, kata Kapolda, siapapun yang memiliki ponsel dapat dipastikan akan merasakan adanya sebaran daripada berita hoaks tersebut. “Jadi, memang kita harus bersama-sama melawan hoaks itu. Ini penyakit yang berat semasa Pemilu 2019 yang wajib kita perangi bersama-sama,” tandas Irjen Pol Achmat Juri. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Gubernur Imbau Warganya Tak Ikut Gerakan People Power

MATARAM, DS – Gubernur Zulkieflimansyah mengimbau masyarakat NTB tidak ikut dalam gerakan people power. Dia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: