Kamis , 2 April 2020
Home / Politik / Nihil, Calon Independen Daftar ke KPU Mataram
Ketua KPUD Kota Mataram Husni Abidin

Nihil, Calon Independen Daftar ke KPU Mataram

MATARAM, DS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram sejak Rabu (19/2) telah mengumumkan jadwal pendaftaran bakal pasangan calon perseorangan (independen) Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk Pilkada 2020. Meski demikian, hingga hari kedua ini, belum ada tanda-tanda adanya pasangan bakal calon yang melakukan pendaftaran ke kantor KPU setempat. Padahal, pengumuman tersebut di unggah melalui akun resmi KPU Mataram di laman facebook maupun instagramnya.

Ketua KPU Kota Mataram Husni Abidin saat dikonfirmasi wartawan, membenarkan belum adanya pendaftar dari jalur independen pada hari kedua ini. Pendaftaran Bakal Calon Perseorangan ini akan dilaksanakan pada tanggal 19-23 Februari 2020.

“Kami sudah umumkan di laman medsos resmi KPU Mataram,” ujar Husni saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya, Kamis (20/2).

Menurut dia, Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram untuk jalur independen di wilayahnya sudah ada satu pasangan bakal calon yang telah meminta username dan password lewat Sistem Informasi Pencalonan (Silon) di aplikasi online resmi milik KPU RI, yakni, pasangan Dianul Hayezi dan H. Badrun Nadianto.

Hanya saja, hingga hari kedua tersebut, mereka belum datang menyerahkan input persyaratan dukungan ke kantor KPU Mataram. “Jadi, ya kami tunggu mereka. Ini karena bentuk pertanggung jawaban atas sudah adanya paslon independen yang meminta usernama dan password ke kami, sehingga kewajiban kami menunggu bukti otentik persayaran dukungan yang sudah di input itu,” kata Husni.

Untuk diketahui, jumlah dukungan dan persebarannya bagi Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram tahun 2020 berjumlah sebanyak 24.922 dukungan yang dibuktikan dengan lampiran salinan KTP dari para pendukung.

“Calon dari jalur perseorangan harus menyerahkan sebanyak 24.922 dukungan yang dibuktikan dengan lampiran salinan KTP. Itu merupakan syarat yang harus dipenuhi, karena berdasarkan aturan minimal banyaknya dukungan calon independen tersebut yakni 8,5 persen dari total DPT (Daftar Pemilih Tetap),” jelas Husni.

Jumlah DPT Kota Mataram pada Pemilu 2019 lalu sebanyak 293.192 jiwa. Jika pun ada perubahan pada tahap perbaikan DPT sampai Pilkada digelar 2020 mendatang, diyakini tidak akan berubah signifikan. Dukungan calon independen harus tersebar sesuai dengan syarat minimal daerah penyebaran.

“Jangan lupa juga bahwa dukungan itu harus tersebar minimal di empat kecamatan yang ada di Mataram. Kalau kurang dari jumlah sebaran dan kurang dari jumlah banyaknya dukungan yang harus diserahkan, maka itu dipastikan tidak memenuhi syarat. Karena nanti KPU akan melakukan verifikasi faktual,” tandas Husni Abidin. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Beredar Hoaks Virus Corona di NTB

MATARAM, DS – Pemprov NTB mendeteksi ada tiga jenis hoaks tentang virus Corona yang terjadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: