Jumat , 15 November 2019
Home / Politik / Maju Pilkada 2020, Bupati KLU Jadikan Pilkada Ajang ‘Fastabikul Khairat’
Bupati KLU H. Najmul Akhyar

Maju Pilkada 2020, Bupati KLU Jadikan Pilkada Ajang ‘Fastabikul Khairat’

MATARAM, DS – Bupati KLU H. Najmul Akhyar kembali maju di Pilkada 2020. Ketua DPC Demokrat itu mengaku telah mendaftar di semua parpol yang telah membuka pendaftaran bakal calon bupati selama ini.

Meski demikian, Najmul enggan menyebutkan siapa pendampingnya pada Pilkada kali ini. “Kalau soal calon wakil bupati, saya sedang beristikharah dengan melibatkan Allah dalam ikhtiar perjuangan kita pada periode kedua ini,” ujar Najmul menjawab wartawan di salah salatu hotel di Kota Mataram, Rabu (6/11).
Menurut dia, langkahnya mendaftar di semua parpol akhir-akhir ini, lantaran pihaknya membutuhkan bantuan pemikiran dari berbagai pihak untuk mewujudkan pembangunan KLU yang lebih baik. Apalagi, pascabencana gempa bumi setahun lalu, hampir semua wilayah di KLU dalam posisi rusak parah.

“Makanya tidak bisa kita hanya dengan Partai Demokrat ditambah satu dan dua parpol saja untuk mencukupi syarat pencalonan. Tapi, kita butuh dengan banyak parpol untuk mewujudkan mimpi besar yang tengah kita gagas saat ini,” tegas Najmul.

Sejauh ini komunikasinya dengan para pimpinan parpol di KLU serta petinggi parpol lainnya di NTB masih terbilang berjalan sangat baik Bahkan, dengan Partai Gerindra dan PDIP. Oleh karena itu, ia mengatensi jika berbagai pimpinan parpol memberikan sinyal bakal mendukung dirinya untuk maju untuk periode kedua pemerintahannya tersebut.

Najmul menegaskan ajang Pemilukada yang dijalankan setiap lima tahunan, bukan hanya kompetisi membuat garis hitam putih atau menilai baik dan buruknya perkawanan seseorang. Namun, Pemilukada merupakan ruang dan peluang untuk siapapun berlomba-lomba melakukan sesuatu kebaikan.

“Dalam Islam itu dikenal istilah fastabikhul khairat. Jadi, makin banyak calon yang muncul ke permukaan itu sangat baik. Dengan begitu, kan banyak orang yang serius ingin membangun KLU manakala banyak figur bermunculan,” kata Najmul seraya menambahkan dengan tangan terbuka mempersilahkan membuka ruang demokrasi di KLU untuk proses berlomba-lomba dalam kebajikan bagi siapapun di Pilkada kali ini.

Terkait isu pecah kongsinya dengan Wakil Bupati Syarifudin, menurut Najmul, hal tersebut tergantung persepsi siapa yang melihatnya. Untuk itu, dirinya mempersilahkan jika Wakil Bupati maju dalam kotestasi Pilkada kali ini.

“Kalau saya sudah banyak msyarakat dan tokoh-tokoh yang datang menanyakan itu. Saya jawab enteng, untuk ikhtiar perjuangan lanjutan periode kedua, kita libatkan Allah untuk menentukan kemana arah dan langkah kita selanjutnya,” tandas Najmul Akhyar. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

PDIP Target Menang Pilkada di Tiga Wilayah NTB

MATARAM, DS- Pilkada Serentak 2020 akan berlangsung di tujuh kabupaten/kota di NTB. PDI Perjuangan menargetkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: