Jumat , 15 November 2019
Home / Politik / Koalisi Masih Terbuka, PKS Siap Buka Pintu PDIP-Golkar di Pilkada Mataram 2020
Ketua DPD PKS Mataram Ahmad Jafri (tengah) saat memberikan keterangan persnya pada wartawan di kantor PKS Mataram

Koalisi Masih Terbuka, PKS Siap Buka Pintu PDIP-Golkar di Pilkada Mataram 2020

MATARAM, DS – Ketua DPD PKS Mataram, Ahmad Jafri, menyatakan membuka peluang berkoalisi dengan PDI Perjuangan serta parpol yang tidak segaris dalam Pilpres 2019 di Pilkada Serentak 2020. Peluang itu bisa saja terjadi melihat telah adanya pertemuan antara Megawati Soekarno Putri dan Prabowo Subianto.

“Dalam politik itu bisa saja apalagi telah terjadi rekonsiliasi di Pusat,” ujar Jafri saat memperkenalkan enam calon wali kota dan wakil wali kota Mataram dari kader PKS pada wartawan, Senin (29/7).
Tekait pertemuan Mega dengan Prabowo yang berlangsung pada Rabu (24/7) lalu, Jafri mengatakan pertemuan itu menandakan tidak ada lagi kubu 01 dan 02. Sehingga ia berharap nantinya bisa bersama membangun bangsa.

“Kita ingin bersama-sama membangun bangsa dan daerah, khusunya di Kota Mataram untuk lebih baik ke depannya,” ucapnya.

Namun, berkenaan kerjasama koalisi itu saat ini masih pada tahap negosiasi. Pihaknya tidak menutup pada parpol manapun untuk melakukan penjajakan koalisi. Mengingat, PKS telah memiliki enam kader terbaik yang siap dicalonkan dalam Pilkada Mataram 2020. Selain itu, mesin politik PKS dipastikan telah siap menghadapi suksesi Pilkada, lantaran telah terbukti memenangkan Pilgub 2018 lalu.

“Sekarang kan masih tahap negosiasi. Termasuk, dengan Partai Golkar juga sudah jalan dan ada pula utusan PDIP Mataram yang sudah mengirimkan pesan pada saya untuk bertemu. Jadi, di politik itu semuanya dinamis dan tak ada istilah kita tutup ruang kunci untuk berkomunikasi,” kata Jafri.

Terpisah, anggota Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS NTB, TGH. Achmad Muchlis, menyatakan dalam politik itu tidak ada istilah ada koalisi parpol selamanya. Menurut Muchlis, kunci koalisi adalah melihat sejumlah kalkulasi dan pertimbangan yang didasarkan pada hasil survei ilmiah.

“Kalau ada muncul koalisi 01 dan 02 itu sudah game alias tamat. Termasuk, di Pilkada DKI Jakarta antara PKS dan Gerindra. Yang pasti, PKS ingin menang, makanya kita buka koalisi dengan parpol manapun di Pilkada Mataram 2020,” ujar calon walikota dari PKS itu.

Anggota DPRD NTB terpilih mengaku, siap dicalonkan oleh PKS di Pilkada Mataram 2020 kendati ia baru terpilih sebagai anggota DPRD NTB pada Pemilu 2019 lalu. Dalam kesempatan itu, Muchlis membantah jika dirinya telah melakukan komunikasi dengan politisi PPP H. Munzihir sebagai calon wakil walikota Mataram.

“Kalau pilihannya saya harus mundur jika dicalonkan, maka itulah resiko politik. Ingat politik is choice dan sebagai kader saya siap posisi satu dan dua. Tapi, tetap pertimbangannya ilmiah melalui survei yang terukur. Dan, saya tidak pernah ada komunikasi dengan pak Munzihir seperti klaim PPP selama ini,” tandas Achmad Muchlis. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

PDIP Target Menang Pilkada di Tiga Wilayah NTB

MATARAM, DS- Pilkada Serentak 2020 akan berlangsung di tujuh kabupaten/kota di NTB. PDI Perjuangan menargetkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: