Kamis , 17 Oktober 2019
Home / Politik / Kerawanan Pilkada 2020 Masih Dipetakan Polda NTB
Karo Ops Polda NTB Kombes Pol Maningka Jaya (kanan) saat menghadiri silaturahmi dan evaluasi pengamanan tahapan Pemilu 2019 bersama KPU NTB dan TNI

Kerawanan Pilkada 2020 Masih Dipetakan Polda NTB

MATARAM, DS – Kepolisian Daerah (Polda) NTB segera menyiapkan peta kerawanan pilkada 2020. Peta kerawanan tersebut menyasar delapan indikator kerawanan, yakni, kesiapan penyelenggaraan Pilkada, sejarah konflik, potensi konflik pasangan calon, keberadaan pengurus parpol ganda, karakteristik masyarakat, tingkat kerawanan akibat gangguan ketertiban, sengketa batas wilayah, dan calon incumbent atau petahana.

“Pastinya, seluruh kerawanan itu menyangkut pada kebutuhan personil keamanan. Saat ini, mapping dan pemetaanya mulai dilakukan secara intensif oleh rekan-rekan intelijen,” ujar Karo Ops Polda NTB Kombes Pol Maningka Jaya menjawab wartawan usai silaturahmi dan evaluasi pengamanan tahapan Pemilu 2019 bersama KPU NTB di Mataram, Jumat (4/10).

Menurut dia, dari evaluasi pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 lalu, umumnya masih banyak masyarakat dan pihak penyelenggara di tingkat TPS dan PPK yang masih tidak secara utuh memahami konteks aturan pemilu.

Akibatnya, dari 10 kabupaten/kota di NTB, terpantau satu wilayah yakni Kabupaten Lombok Tengah sempat terjadi insiden aksi unjuk rasa yang berujung pembakaran saat proses rekapitulasi pleno di tingkat PPK dan kabupaten.

“Khusus, kasus di Loteng sudah satu orang yang kita amankan sebagai tersangka. Dia bertugas sebagai penggerak massa. Disinilah kami, belajar dan mengevaluasi agar persoalan di Loteng tidak terjadi lagi kedepannya,” kata Maningka Jaya.

Kendati secara umum pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019 berjalan aman hingga proses pelantikan para anggota DPRD, antipasi kerawanan pemilu terus dimatangkan.

“Persiapan kami, yang pertama, kami petakan dulu kerawanan pilkada. Dan itu, sudah kita minta semua Polres di tujuh kabupaten/kota di NTB mulai memetakan kerawanan di masing-masing wilayah mereka,” jelas Maningka Jaya.

Pilkada 2020 diselenggarakan di tujuh kabupaten/kota di NTB. Yakni, Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Utara, Kota Mataram, Kabupaten Bima, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat, dan Kabupaten Dompu.

Dikatakan, Karo Ops, peta kerawanan itu, penting sebagai dasar dijadikan bahan pengawasan terhadap pelaksanaan tahapan pilkada tahun depan.

“Dengan terus adanya koordinasi antara pihak kepolisian dan para penyelanggara seperti saat ini, kita optimis pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 akan bisa berjalan aman dan lancar seperti halnya saat Pemilu 2019 lalu,” tandas Kombes Pol Maningka Jaya. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Figur Sekda Idaman NTB, Demokrat NTB Minta Gubernur Tak Mudah Diintervensi Pihak Luar

MATARAM, DS – Partai Demokrat selaku partai pengusung Gubernur NTB Zulkieflimansyah ikut bicara terkait figur …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: