Rabu , 11 Desember 2019
Home / Politik / Kepala BPBD NTB Maju Bursa Pilwali Mataram 2020, Daftar di Empat Parpol
Kepala BPBD NTB H. Ahsanul Khalik saat memberikan ketarangan pers terkait kesiapannya maju di Pilwali Mataram 2020

Kepala BPBD NTB Maju Bursa Pilwali Mataram 2020, Daftar di Empat Parpol

MATARAM, DS –Pilwali Mataram 2020 belakangan memunculkan tokoh dari kalangan birokrasi. Salah satu yang cukup santer adalah nama H. Ahsanul Khalik, yang kini menjabat sebagai Kepala BPBD NTB.

Tak tanggung-tanggung, Ahsanul mengaku telah mendaftarkan diri melalui empat partai politik untuk Pilkada Kota Mataram 2020. “Saya secara formal sudah mendaftarkan diri di empat partai politik, Golkar, PAN, PPP dan NasDem, khusus NasDem saya hanya melengkapi berkas saja,” ujar Ahsanul Sabtu (30/11).

Menghadapi Pilkada Kota Mataram, dirinya mengusung tagline “Mataram Bersinar” atau akronim dari bersih, sehat, indah, aman dan religius. Oleh karena itu, Ahsanul percaya diri maju sebagai bakal calon Wali Kota Mataram.

Khalik mengklaim memiliki banyak pengalaman sebagai birokrat mulai dari pegawai terendah hingga eselon II baik di Kota Mataram hingga provinsi.

“Saya mulai berkarier sebagai ASN dari yang paling bawah. Di Kota Mataram pernah menjadi Kepala Dinas Sosial dan lama bertugas sebagai Camat Cakranegara. Jadi saya tahu betul seluk beluk kota ini, mulai era wali kota pak Mujitahid, Mas’ ud, Ruslan hingga walikota sekarang Ahyar Abduh,” ungkapnya.

Ahsanul menegaskan untuk membangun Kota Mataram, dirinya menawarkan konsep berkelanjutan. Yakni dengan melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukan para pendahulu di Kota Mataram.

“Kenapa, harus berkelanjutan karena kalau tidak yang sengsara masyarakat. Saya tahu kekurangan dan apa yang saya harus tutupi dari pemimpin terdahulu. Apa yang kurang dan lebih saya akan coba kemas menjadi sesuatu yang baru,” ucapnya.

Mantan Kadis Sosial itu menuturkan, keberlanjutan kota sebagai tagline utamanya, nantinya akan disinergikan dengan program kolaboratif government, yakni bagaimana program kota bisa dikombinasikan dengan daerah penyangga, seperti Lombok Barat. Karena, bagaimanapun Mataram merupakan etalase NTB sebagai ibu kota provinsi.

“Jadi, untuk menjadikan kota Mataram lebih baik, saya akan sering-sering turun ke masyarakat untuk melihat apakah masyarakat menerima program-program yang ditawarkannya. Sekaligus melihat sejauh mana elektabilitasnya sebagai seorang bakal calon walikota,” jelas Ahsanul.

Sementara itu, terkait pendaftarannya maju sebagai bakal calon wali kota, dirinya tidak akan terbatas pada empat partai tersebut. Namun, dirinya akan menjalin komunikasi dengan partai-partai lainnya.”Tentu nanti ada tahapan-tahapan selanjutnya, karena politik itu dinamis,” ucapnya.

Terkait statusnya yang masih pejabat ASN. Ahsanul menambahkan, telah berkomunikasi dengan Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah terkait niatnya maju di Pilkada Kota Mataram sebagai atasannya karena dirinya masih berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kalau komunikasi dengan gubernur dan wagub sudah lama. Hanya saja waktu itu saya masih lihat situasi. Saya mendaftar pun sudah lapor dan mereka mempersilahkan dan kalau saya diberi mandat untuk maju saya siap untuk mundur sebagai ASN,” ungkapnya. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Sosialiasasi 4 Pilar di Loteng Rachmat : Gotong-Royong sebagai Nafas Pancasila Harus Diimplikasikan

LOTENG, DS – Anggota MPR RI, H. Rachmat Hidayat, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: