Jumat , 14 Desember 2018
Home / Politik / Jokowi akan Keduk 60 Persen Suara di NTB
Misbach Mulyadi (kiri)

Jokowi akan Keduk 60 Persen Suara di NTB

MATARAM, DS –Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma’ruf Amin NTB mulai pasang kuda-kuda untuk memenangkan pasangan Calon Presiden (Capres) Joko Widodo (Jokowi) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ma’ruf Amin. Sebagai basis Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa (Prabowo-Hatta) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 lalu, TKD mengaku tak gentar dan optimis bisa keduk suara 60 persen pada Pilpres 2019 ini.

Ketua TKD Joko Widodo-Ma’ruf Amin NTB, H. Misbach Mulyadi, mengatakan rapat perdana yang dilakukan pihaknya kali ini guna menindaklanjuti hasil rapat DPP terkait bagaimana menggerakkan mesin partai. Harapannya, duet Jokowi-Ma’ruf Amin dapat memenangkan Pilpres dan menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.

“Jadi, kita bekerja, Insya Allah tidak akan santai-santai, saatnya memanaskan mesin partai agar pak Jokowi beserta pasangannya menang,” ujar Misbach menjawab wartawan usai memimpin rapat perdana TKD NTB di kantor DPD Partai Golkar NTB di Jalan Sriwijaya Kota Mataram, Rabu (12/12) petang.

Ketua Harian Golkar NTB itu menyatakan, agar kinerja tim pemenangan dapat optimal maka seluruh mesin partai pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin akan digerakkan dengan optimal.  Selain itu, gerakan tim parpol akan pula ditopang oleh sebanyak 150 orang tim relawan yang akan bertugas menyisir simpul-simpul ormas maupun tokoh-tokoh yang tidak bisa dilakukan oleh parpol.

“Adanya pembagian kerja ini kita harapkan agar bisa masuk ke sasaran pemilih, sehingga potensi suara yang kita kalkukasi mencapai 60 persen akan mudah kita raih,” jelas Misbach. “Bahkan, 150 relawan yang telah terdaftar itu akan kita bekali TOT di Jakarta terkait cara kerja mereka untuk bisa meraup suara kedepannya,” tambahnya.

Terkait mesin kerja Partai Golkar NTB dalam Pilpres 2019, menurut Misbah, pihaknya telah menginstruksikan seluruh caleg Partai Golkar di semua tingkatan agar juga bekerja menyolisasikan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di dapil mereka masing-masing. Caleg bekerja menyolisasikan capres dan cawapres mengadopsi sistem kerja yang telah dilakukan salah satu parpol pengusung Jokowi-Ma’ruf Amin, yakni PDIP.

“Saya kira langkah PDIP menginstruksikan kadernya bekerja untuk pemenangan Capres dan Cawapres layak kita tiru dan parpol laiannya lakukan. Insya Allah, Partai Golkar akan mengadopsi cara ini agar efektifitas instruksi partai juga bisa singkron kedepannya,” tandas Misbcah Mulyadi. Fm

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Pendapatan Turun, Pemprov Klaim Coret Penerimaan yang Tak Berkontribusi di RAPBD 2019

MATARAM, DS – Wakil Gubernur Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan penurunan postur RAPBD tahun anggaran …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *