Selasa , 15 Oktober 2019
Home / Politik / Jelang Pilkot, Ada Spanduk Wakil Walikota jadi Walikota
Inilah spanduk yang viral bertuliskan Wakil Walikota Mataram menjadi Walikota

Jelang Pilkot, Ada Spanduk Wakil Walikota jadi Walikota

MATARAM, DS – Pemasangan spanduk-spanduk menyemarakkan kedatangan tamu dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) pada kegiatan penilaian lomba evaluasi perkembangan kelurahan tingkat nasional IV tahun 2019 di Kelurahan Pejanggik, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Sayangnya, ditemukan spanduk tersebut yang salah tulis dari Wakil Walikota Mataram menjadi Walikota.

Kesalahan penulisan nama wakil walikota Mataram menjadi Walikota Mataram sontak viral dan menjadi perbincangan publik di ibukota provinsi NTB tersebut.

Ketua Gerakan Muda Kota (GMK) Mataram, Iskandar, mengaku tidak habis pikir atas kesalahan penulisan nama wakil walikota menjadi walikota Mataram tersebut.

“Aneh, acara resmi pemkot Mataram menyambut tamu dari pusat kok bisa ada dua nama walikota. Jujur, kami malu sebagai warga Mataram atas kesalahan mendasar itu,” ujarnya menjawab wartawan, Senin (15/7).

Iskandar mengaku, memperoleh foto spanduk yang viral terkait kesalahan nama wakil walikota Mataram itu dari sejumlah warga yang ikut hadir pada kegiatan yang diinisiasi Pemkot Mataram itu. Ia menduga ada sejumlah pihak di internal Pemkot yang sengaja bermain diantara kedua petinggi di Mataram tersebut.

“Kami minta pak Walikota untuk turun tangan menertibkan jajarannya itu. Jangan sampai kesalahan kayak gini terus terjadi, malu kami sebagai warga Mataram yang dikenal adalah masyarakat melek huruf,” tandasnya.

Sementara itu, Kabag Pemerintahan Setda Kota Mataram, I Made Putu Sudarsana yang dikonfirmasi wartawan via telepon selulernya pada Senin (15/7) petang terkait kesalahan salah tulis Wakil Walikota Mataram menjadi Walikota Mataram, mengaku kesalahan penulisan jabatan tersebut murni kesalahan dari pihak percetakan.

Putu memastikan tidak ada unsur kesengajaan terkait hal tersebut. “Kami sudah langsung tegur pihak percetakan dan memang pengakuan pimpinannya, anak buahnya tidak lakukan kesalahan tidak mengikuti konsep yang sudah kita berikan,” kata Putu.

Terkait sangsi pada percetakan. Menurut Putu hal teraebut telah dilayangkan pihaknya. “Tapi karena barang sudah lewat apa mau kita bilang. Nanti ada lah konsekuensi pada percetakannya,” tandas Putu. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Johan Siap Suarakan Industrialiasasi Perikanan dan Kelautan NTB di DPR RI

MATARAM, DS – Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan mengaku bersyukur ditempatkan partainya, PKS, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: