Kamis , 21 November 2019
Home / Politik / Golkar NTB Target Raih Kemenangan di 4 Kabupaten di Pilkada Serentak 2020
Hj. Baiq Isvie Rupaedah MH

Golkar NTB Target Raih Kemenangan di 4 Kabupaten di Pilkada Serentak 2020

MATARAM, DS – Pilkada serentak yang akan digelar tahun 2020 mendatang sudah mulai disambut partai-partai politik di NTB. Golkar termasuk satu partai politik di NTB yang tampak sudah siap bersaing meraih kursi kepala daerah di tujuh kabupaten/kota yang akan melaksanakan pilkada, yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Kabupaten Dompu, dan Kabupaten Bima.

Sekretaris DPD I Golkar NTB, Isvie Rupaedah, mengatakan Golkar sebagai peraih kursi terbesar di DPRD NTB tetap berperan maksimal dalam Pilkada tersebut.

“Yang jelas, kita pasti mengusung kader terbaik untuk maju sebagai kontestan pemilu,” ujar Isvie menjawab wartawan di ruang kerjanya, Selasa (20/8).

Ketua DPRD NTB itu menegaskan, jika ‘gendang berbunyi, di situ Kita Ikut menari’. Artinya, Golkar sangat optimis bisa meraup kemenangan dalam Pilkada di 2020. Meski demikian, dari tujuh kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada itu, pihaknya hanya menargetkan empat wilayah yang akan menjadi fokus utama partainya untuk bekerja maksimal.

Empat wilayah itu masing-masing Kota Mataram, Lombok Tengah, KLU, dan Kabupaten Bima. “Kami memilih realistis karena empat wilayah itu menjadi basis partai Golkar maka target kita di keempat daerah itu kader Golkar harus tampil sebagai kepala daerahnya,” kata Isvie.

Terkait kabar mundurnya salah satu kader Golkar di KLU, yakni Mariadi dalam bursa pencalonan Pilkada setempat, menurut Isvie, hal tersebut telah diinformasikan Mariadi pada DPD Partai Golkar. Karena itu pihaknya akan menyiapkan dua kader lainnya untuk menggantikan posisi Mariadi pada bursa calon kepala daerah di KLU. yakni, Ketua DPD II Partai Golkar KLU Djekat Demung dan Ikhwanudin.

“Pak Mariadi memang mundur karena alasan pribadi yakni, sempat gagal di Pilkada lima tahun lalu serta kesiapan logistiknya sudah tidak ada sama sekali. Disinilah partai memahami alasannya sehingga muncul dua kader alternatif yang disiapkan untuk disandingkan dengan figur dari paket koalisi parpol lainnya,” ucap Isvie.

Sementara di Pilkada Kota Mataram, diakui Isvie, hingga kini DPP Partai Golkar tengah melakukan survei terkait siapa kandidat yang tepat mengisi kursi nomor dua untuk mendampingi H. Mohan Roliskana yang diplot menjadi calon walikota.

“Memang dengan sembilan kursi maka partai Golkar sudah bisa sendiri mengajukan paket calon walikota dan wakil walikota. Tapi, kita masih melihat realitas dari survei yang tengah berlangsung apakah mengajukan paket sendiri sesama kader Golkar ataukah perlu melakukan koalisi dengan parpol lainnya,” jelasnya.

Isvie menjelaskan, survei terhadap para kandidat partai Golkar yang dilakukan oleh DPP Golkar akan selesai sebelum November tahun ini. Meski demikian, untuk Pilkada Loteng, konstelasi siapa calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung diserahkan sepenuhnya pada Ketua DPD Golkar NTB HM. Suhaili FT yang kini masih menjabat selaku Bupati setempat.

“Karena pak Suhaili dengan jaringan ponpes Bodaknya relatif mendominasi di sana maka kami memberi kuasa penuh pada beliau untuk mencari figur penggantinya. Khusus Loteng kondisinya berbeda dengan daerah lainnya, karena itu adalah basis Ketua DPD Golkar NTB,” tandas Isvie Rupaedah.RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Nilai Ciderai Masyarakat, DPRD NTB Kecam PLN Terkait Pemadaman Listrik Bergilir

MATARAM, DS – Pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Pulau Lombok yang hingga kini masih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: