Selasa , 31 Maret 2020
Home / Politik / Gedor DPRD NTB, Massa KMS Tolak Pengesahan APBD NTB 2020
Puluhan massa aksi KMS saat melakukan aksi unjuk rasa menolak pengesahan APBD NTB 2020 di pintu masuk kantor DPRD setempat

Gedor DPRD NTB, Massa KMS Tolak Pengesahan APBD NTB 2020

MATARAM, DS – Janji Koalisi Masyarakat Sipil (KMS) NTB untuk menggelar aksi unjuk rasa saat penetapan APBD NTB tahun 2020 yang mengundang polemik masyarakat, akhirnya terwujud pada Kamis (29/8).

Saat DPRD NTB tengah melakukan sidang paripurna, puluhan pengunjuk rasa meneriakan aksi penolakan mereka terkait pengesahan APBD 2020 yang dihadiri Wakil Gubernur Sitti Rohmi Djalilah itu. Mereka meminta sebelum APBD tersebut disahkan, seyogyanya kepergian sebagian anggota DPRD NTB ke luar negeri agar diklarifikasi pada publik.

Aksi yang berlangsung di depan gerbang masuk kantor DPRD setempat sempat diwarnai kericuhan. Bahkan, massa aksi terlibat saling dorong, bahkan nyaris baku hantam dengan pengamanan dalam (Pamdal) yang menjaga kantor DPRD NTB.

Hal itu dipicu keinginan massa aksi yang menerobos barikade Pamdal yang menghadang para demonstaran untuk masuk ke gedung dewan.

Koordinator aksi, Yan Mangandar meminta penetapan APBD NTB 2020 agar dihentikan. Sebab, pembahasan APBD kali ini danggap telah menyalahi aturan dan banyak anggaran yang tidak menyentuh substansi kepentingan rakyat.

“Bagi kami, kunker keluar negeri bagi sebagian anggota DPRD NTB merupakan sikap tidak tahu malu. Ingat, saat ini banyak korban gempa masih menderita, tapi para anggota DPRD seenakya plesiran keluar negeri. Kami datang ini, untuk menyelamatkan APBD NTB,” ujar Yan dalam orasinya.

Negosiasi antara pendemo dengan pihak pengamanan dan aparat kepolisian masih terus berlanjut. Namun, tidak ada satupun anggota dewan yang menemui massa aksi.

Kendati terus melakukan kecaman terkait pembahasan APBD NTB 2020, sidang paripurna DPRD untuk mengesahkan APBD setempat tetap saja berjalan. Sehingga, para pengunjuk rasa mengecam sikap anggota DPRD NTB dan pihak eksekutif yang tidak mendengar aspirasi masyarakat. “Kami kecewa pada sikap anggota DPRD dan eksekutif yang tega mengesahkan APBD tanpa mendengar aspirasi masyarakatnya,” tandas Yan Mangandar. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Beredar Hoaks Virus Corona di NTB

MATARAM, DS – Pemprov NTB mendeteksi ada tiga jenis hoaks tentang virus Corona yang terjadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: